HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN COPING PADA ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SLB NEGERI JEMBER
ARMYANDA, NOVITRI DWI (2026) HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN COPING PADA ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SLB NEGERI JEMBER. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (599kB)
3. BAB I.pdf
Download (597kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (757kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (594kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (654kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (644kB)
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (665kB)
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (588kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (573kB)
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Anak berkebutuhan khusus membutuhkan pengasuhan, pendampingan, dan perhatian yang lebih intensif dari orang tua. Kondisi tersebut dapat menimbulkan tekanan psikologis pada orang tua apabila orang tua tidak memiliki keyakinan diri dan kemampuan adaptasi yang baik. Self-efficacy merupakan keyakinan orang tua terhadap kemampuannya dalam menghadapi tuntutan pengasuhan. Kemampuan coping merupakan usaha orang tua dalam mengelola tekanan, menyesuaikan diri, dan menghadapi permasalahan selama proses pengasuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kemampuan coping pada orang tua anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 150 orang tua atau wali murid, dengan sampel 109 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-efficacy dan kuesioner kemampuan coping, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki self-efficacy tinggi sebanyak 82 responden (75,2%) dan kemampuan coping tinggi sebanyak 75 responden (68,8%). Analisis: Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,806, yang berarti terdapat hubungan signifikan sangat kuat dan positif antara self-efficacy dengan kemampuan coping. Diskusi: Semakin tinggi self-efficacy orang tua, semakin tinggi kemampuan coping dalam menghadapi tuntutan pengasuhan secara adaptif. Dukungan sekolah melalui edukasi dan pertemuan rutin orang tua dapat mendukung peningkatan self-efficacy dan coping.
| Dosen Pembimbing: | SURYANINGSIH, YENI and ZAINI, MAD | NIDN0701037905, NIDN0714078705 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Anak Berkebutuhan Khusus, Kemampuan Coping, Orang Tua, Self-Efficacy |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | Novitri Dwi Armyanda | novitridwiarmyanda@gmail.com |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:01 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:01 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31345 |
