“IMPLEMENTASI JIGSAW PUZZLE TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA JEMBER
AKBAR, YOFAN ATSTSARO CHUSNIN (2026) “IMPLEMENTASI JIGSAW PUZZLE TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA JEMBER. Profession Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (574kB)
3. BAB I.pdf
Download (573kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (657kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (578kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (643kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (570kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (540kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Karya Ilmiah Akhir, 8 Juli 2026
Yofan Atstsaro Chusnin Akbar, S.Kep
IMPLEMENTASI JIGSAW PUZZLE TERHADAP PENINGKATAN FUNGSI
KOGNITIF PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA
WERDHA JEMBER
xix + 79 Halaman + 3 Tabel + 1 Gambar + 12 Lampiran
Abstrak
Latar Belakang: Gangguan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah
kesehatan yang sering dialami lansia akibat proses penuaan, yang menyebabkan
penurunan memori, perhatian, kecepatan berpikir, dan fungsi eksekutif. Kondisi ini
dapat mengurangi kemampuan lansia dalam mengambil keputusan, menyelesaikan
masalah, dan melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Salah satu intervensi
nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi kognitif adalah
terapi stimulasi kognitif Jigsaw Puzzle. Tujuan: Mendeskripsikan implementasi
terapi Jigsaw Puzzle terhadap fungsi kognitif lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna
Werdha Jember. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus pada tiga
lansia dengan gangguan kognitif, yaitu Ny. T, Ny. M, dan Ny. J. Terapi diberikan
selama lima hari berturut-turut, dua kali sehari, masing-masing 15–20 menit. Fungsi
kognitif dievaluasi menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE)
sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terjadi peningkatan skor MMSE pada
seluruh klien, yaitu Ny. T dari 19 menjadi 23, Ny. M dari 18 menjadi 23, dan Ny. J
dari 19 menjadi 21. Seluruh klien mengalami perubahan kategori gangguan kognitif
dari sedang menjadi ringan serta menunjukkan peningkatan fokus, keaktifan, dan
interaksi sosial. Kesimpulan: Terapi Jigsaw Puzzle efektif meningkatkan fungsi
kognitif lansia dan dapat menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang
mudah diterapkan di panti sosial.
| Dosen Pembimbing: | DEWI, SOFIA RHOSMA | nidn0724128403 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Jigsaw Puzzle, Gangguan Memori, Lansia, Fungsi Kognitif, MMSE. |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 612 Human Physiology |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Yofan Atstsaro Chusnin Akbar | yofanakbar213@gmail.com |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:53 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 07:41 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31453 |
