Detail Tugas Akhir

ANALISIS YURIDIS SENGKETA LAHAN ANTARA MASYARAKAT DUSUN MANDIKU DENGAN PERHUTANI

VIRNIKA SISCA, NALA FARID (2026) ANALISIS YURIDIS SENGKETA LAHAN ANTARA MASYARAKAT DUSUN MANDIKU DENGAN PERHUTANI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Pendahuluan.pdf
PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Abstrak.pdf
PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Bab I.pdf
PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (827kB)
PDF
Text
2210111034-PDF-Virnika Sisca Nala Farid-Daftar Pustaka.pdf

Abstract

Sengketa lahan antara masyarakat Dusun Mandiku dan Perum Perhutani muncul akibat perbedaan dasar penguasaan lahan antara penguasaan fisik masyarakat dan status kawasan hutan negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan alas hak penguasaan lahan pertanian dan pekarangan masyarakat serta upaya hukum yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Populasi penelitian adalah pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa lahan di Dusun Mandiku, sedangkan sampel penelitian terdiri atas Kepala Dusun Mandiku dan Kepala Resor Pemangkuan Hutan Mandiku. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menghubungkan hasil wawancara, dokumen, dan ketentuan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah menguasai dan memanfaatkan lahan secara turun-temurun, tetapi tidak dapat membuktikan dasar perolehan hak yang diakui dalam hukum pertanahan, sedangkan objek sengketa masih berstatus kawasan hutan negara. Kesimpulan penelitian ini adalah alas hak penguasaan lahan masyarakat belum sah menurut hukum, dan penyelesaian sengketa perlu dilakukan melalui pendekatan yang mengintegrasikan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat dan Reforma Agraria untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi para pihak.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Kata kunci: Sengketa Tanah; Hak Tanah; Kawasan Hutan; Kepastian Hukum; Reformasi Agraria.
Subjects 300 Social Science > 340 Law > 348 Laws, Regulations & Cases
Divisions Faculty of Law > Department of Law Science (S1)
Date Deposited 23 Jul 2026 00:49
Last Modified 23 Jul 2026 00:49
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31788

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?