Detail Tugas Akhir

Hubungan Risiko Polifarmasi dengan Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember

Musyarofah, Nuril (2026) Hubungan Risiko Polifarmasi dengan Risiko Jatuh pada Lansia di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
A.HALAMAN AWAL.pdf
PDF
Text
B. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
C. BAB I.pdf
PDF
Text
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (957kB)
PDF
Text
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (748kB)
PDF
Text
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (997kB)
PDF
Text
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (825kB)
PDF
Text
H. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (9MB)
PDF
Text
I. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (759kB)
PDF
Text
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
K. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (9MB)

Abstract

Lansia mengalami penurunan fungsi fisiologis akibat proses penuaan yang meningkatkan kejadian penyakit kronis sehingga memerlukan penggunaan beberapa jenis obat secara bersamaan (polifarmasi). Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko interaksi dan efek samping obat yang berdampak pada gangguan keseimbangan, penurunan fungsi fisik, serta meningkatkan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan risiko polifarmasi dengan risiko jatuh pada lansia di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner untuk menilai risiko polifarmasi dan instrumen Lembar observasi Morse Fall Scale (MFS) untuk risiko jatuh. Populasi penelitian adalah 222 lansia yang tersebar dalam 5 posyandu yang aktif melakukan kegiatan posyandu. Sampel penelitian berjumlah 143 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan risiko polifarmasi dengan risiko jatuh pada lansia dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,414. Sebagian besar lansia berada pada kategori risiko polifarmasi 54,5% dan risiko jatuh tingkat sedang 45,5%. Nilai tersebut menunjukkan hubungan berkekuatan sedang dan berarah positif. Artinya semakin tinggi tingkat risiko polifarmasi, maka semakin tinggi pula risiko jatuh pada lansia. Kesimpulannya yaitu hubungan risiko polifarmasi dengan risiko jatuh pada lansia di Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Sehingga diperlukan perhatian tenaga kesehatan dalam pengelolaan terapi obat
guna meminimalkan risiko jatuh.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Additional Information nurilmsyrfh@gmail.com
Keywords/Kata Kunci Lansia; Risiko polifarmasi; Risiko Jatuh
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 615 Pharmacology and Therapeutics
Divisions Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Date Deposited 29 Jul 2026 00:36
Last Modified 29 Jul 2026 00:36
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32116

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?