implementasi mobilisasi dini terhadap gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke
aisah, sitti (2026) implementasi mobilisasi dini terhadap gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke. Vocational Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN (1).pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK (1).pdf
Download (32kB)
3. BAB I (1).pdf
Download (151kB)
4. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (179kB)
5. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (93kB)
6. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (187kB)
7. BAB V (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (250kB)
8. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
Download (29kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang : Stroke atau CVA (Cerebrovascular Accident) merupakan kondisi kegawatan neurologis yang ditandai dengan gangguan fungsi otak akibat gangguan suplai darah, yang dapat menyebabkan defisit motorik berupa hemiparesis atau kelemahan separuh tubuh. Kelemahan ekstremitas yang terjadi akibat stroke berdampak langsung pada kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga menimbulkan gangguan mobilitas fisik. Intervensi keperawatan berupa mobilisasi dini perlu diberikan sejak fase akut untuk merangsang neuroplastisitas, mencegah komplikasi imobilisasi, dan memulihkan fungsi motorik secara bertahap Tujuan: Menelaah pemberian intervensi mobilisasi dini dalam mengurangi gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke di RSD Kalisat Jember.Metode: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan asuhan keperawatan pada Ny. T (89 tahun) di Ruang Bangau RSD Kalisat. Implementasi Dukungan Mobilisasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut, mencakup identifikasi toleransi fisik, pemantauan kondisi umum, fasilitasi pergerakan, pelibatan keluarga, edukasi, serta latihan mobilisasi dini. Data dihimpun melalui anamnesis, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan penilaian kekuatan otot menggunakan skala MRC (Medical Research Council). Hasil: Saat awal dikaji, pasien mengalami kelemahan ekstremitas kanan dengan kekuatan otot 3 dan seluruh aktivitas dibantu penuh oleh keluarga. Pascaintervensi selama 3 hari, kekuatan otot meningkat secara bertahap dari 3 pada hari pertama, menjadi 4 pada hari kedua, hingga 4 pada hari ketiga. Kemandirian aktivitas pasien juga meningkat dari dibantu penuh menjadi mampu melakukan sebagian aktivitas secara mandiri.Kesimpulan: Intervensi mobilisasi dini yang dilakukan secara terstruktur dan melibatkan keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan otot dan kemandirian fungsional pada pasien stroke dengan gangguan mobilitas fisik.
| Dosen Pembimbing: | Adi, GINANJAR Sasmito | nidn0710029002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Vocational Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Kata Kunci: CVA, Gangguan Mobilitas Fisik, Mobilisasi Dini, Stroke. |
| Subjects: | 300 Social Science > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations |
| Divisions: | Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3) |
| Depositing User: | SITTI AISAH | sittiaisah133@gmail.com |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 00:58 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 01:00 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32325 |
