IMPLEMENTASI INHALASI UAP HANGAT DENGAN OLEUM CAJUPUTI PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG LAVENDER RSD DR SOEBANDI JEMBER
NAQSYABANDI, NURUL AKBAR (2026) IMPLEMENTASI INHALASI UAP HANGAT DENGAN OLEUM CAJUPUTI PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG LAVENDER RSD DR SOEBANDI JEMBER. Profession Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (860kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (516kB)
3. BAB I.pdf
Download (602kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (780kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (653kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (789kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (578kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (572kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Pendahuluan: Pneumonia merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan bawah yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Peningkatan produksi sekret pada pasien pneumonia sering menimbulkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif yang dapat mengganggu ventilasi dan pertukaran gas. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah inhalasi uap hangat dengan Oleum Cajuputi untuk membantu mengencerkan sekret dan mempermudah pengeluarannya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada tiga pasien pneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Lavender RSD dr. Soebandi Jember. Intervensi berupa inhalasi uap hangat dengan Oleum Cajuputi diberikan selama 10–15 menit sesuai standar operasional prosedur dan dilakukan selama tiga hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi menggunakan lembar pengkajian dan hasil pemeriksaan penunjang. Hasil: Ketiga pasien menunjukkan perbaikan bersihan jalan napas, ditandai sekret lebih mudah dikeluarkan, sesak napas dan ronki berkurang, frekuensi napas membaik, serta saturasi oksigen meningkat. Perbaikan paling cepat terjadi pada dua pasien, sedangkan satu pasien mengalami peningkatan bertahap.Pembahasan: Inhalasi uap hangat dengan Oleum Cajuputi meningkatkan kelembapan mukosa saluran napas sehingga membantu mengencerkan sekret dan mempermudah mobilisasi sputum melalui mekanisme mukosilia. Kandungan eucalyptol (cineole) dalam Oleum Cajuputi juga memberikan efek dekongestan yang meningkatkan kenyamanan pernapasan. Kombinasi terapi ini dengan asuhan keperawatan dan terapi medis memberikan kontribusi terhadap peningkatan bersihan jalan napas pada pasien pneumonia.
Kata Kunci: Pneumonia, Inhalasi Uap Hangat, Oleum Cajuputi, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Asuhan Keperawatan
| Dosen Pembimbing: | HARYANTI, DWI YUNITA | NIDN0719068201 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Pneumonia, Inhalasi Uap Hangat, Oleum Cajuputi, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Asuhan Keperawatan |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Nurul Akbar Naqsyabandi | nurulakbarnaqsyabandi@gmail.com |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 00:59 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 00:59 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32478 |
