Persepsi Guru Biologi di Kabupaten Jember terhadap Education for Sustainable Development (ESD)
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Education for Sustainable Development (ESD) merupakan pendekatan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Pembelajaran Biologi memiliki peluang untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ESD karena berkaitan dengan berbagai isu keberlanjutan. Keberhasilan integrasi ESD dalam pembelajaran turut dipengaruhi oleh cara guru memahami dan menyikapi ESD. Persepsi guru menjadi penting untuk dikaji karena pemahaman dan sikap guru dapat memberikan gambaran mengenai penerimaan serta dukungan terhadap penerapan nilai-nilai keberlanjutan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru Biologi SMA di Kabupaten Jember terhadap ESD ditinjau dari aspek pemahaman dan sikap.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Mixed Method dengan desain Sequential Explanatory. Data kuantitatif diperoleh melalui angket tertutup skala Likert lima poin yang melibatkan 31 guru Biologi SMA di Kabupaten Jember yang dianalisis secara deskriptif. Persepsi guru dikaji berdasarkan 11 karakteristik ESD hasil adaptasi dari UNESCO (2012). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 3 guru Biologi yang dipilih berdasarkan hasil analisis data kuantitatif dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru Biologi SMA di Kabupaten Jember terhadap ESD ditinjau dari aspek pemahaman dan sikap menunjukkan kecenderungan yang positif. Pada aspek pemahaman, 10 dari 11 indikator karakteristik ESD berada pada kategori sangat tinggi dan 1 indikator berada pada kategori tinggi, dengan skor rata-rata tertinggi pada indikator berlandaskan prinsip dan nilai pembangunan berkelanjutan (4,84) serta skor terendah pada indikator berbasis kebutuhan dan kondisi lokal, namun berpandangan global (4,15). Pada aspek sikap, 11 indikator berada pada kategori sangat tinggi. Skor rata-rata tertinggi pada indikator berlandaskan prinsip dan nilai pembangunan berkelanjutan (4,84) serta skor terendah pada indikator membangun kapasitas kewargaan dan masyarakat (4,21). Hasil wawancara memperkuat temuan bahwa guru memahami konsep dan tujuan ESD serta mendukung penerapan nilai keberlanjutan, pembelajaran kontekstual dan partisipatif, serta kolaborasi dalam pembelajaran Biologi. Dengan demikian, guru Biologi SMA di Kabupaten Jember memiliki persepsi positif terhadap ESD dari aspek pemahaman dan sikap.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | Education for Sustainable Development (ESD), persepsi guru, pemahaman, sikap, guru Biologi. |
| Subjects | 500 Natural Science and Mathematics > 570 Biology |
| Divisions | Faculty of Teaching and Education Science > Department of Biology Education (S1) |
| Date Deposited | 22 Oct 2026 05:28 |
| Last Modified | 22 Oct 2026 05:28 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32916 |
