Analisis Biaya Operasional Kendaraan Angkutan Kota Diwilayah Perkotaan Jember (Studi kasus : TawangAlun-Pakusari (Lyn D))
Berkas Tugas Akhir
D BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
E BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
F BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
G BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
I LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kementrian Perhubungan Republik Indonesia mencatat bahwa kondisi angkutan kota mengalami penurunan setiap tahunnya. Yang hal ini berdampak pada besarnya tarif yang diberlakukan. Sehingga perlu menganalisis tarif berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan diwilayah perkotaan Jember yang dilakukan pada trayek TawangAlun-Pakusari (Lyne D). Biaya Opersional Kendaraan dapat dihitung degan menggunakan metode dari Departemen Perhubungan dengan meninjau nilai load faktor, biaya langsung, biaya berubah dan biaya tak langsung, sehingga mendapatkan tarif berdarakan Biaya Operasional Kendaraan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata penumpang /hari sebanyak 27 penumpang dengan nilai load faktor sebesar 0,32 atau 32 %. Pendapatan rata-rata yang diperoleh per tahun adalah Rp. 10.950.000 dan biaya operasional kendaraan sebesar Rp.2.440,72/Km. Sehingga Tarif berdasarkan Bok dengan load faktor 32% mendapatkan hasil sebesar Rp. 8.400 dan tarif dalam keadaan optimal sebesar Rp.3.800 sedangkan tarif yang berlaku saat ini adalah untuk umum Rp.10.000 dan pelajar Rp.3.000. Dari hasil tersebut penulis juga menentukan pengembangan angkutan kota yaitu: 1.angkutan kota sebagai angkutan sekolah dan 2. Angkutan kota sebagai angkutan wisata.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 624 Civil Engineering |
| Divisions | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering (S1) |
| Date Deposited | 25 Jul 2024 06:21 |
| Last Modified | 25 Jul 2024 06:21 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/22341 |
