Detail Tugas Akhir

Implementasi Kangaroo Mother Care (KMC) Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Ruang Perinatologi RSD Balung Jember

Aurelia, Shandina (2024) Implementasi Kangaroo Mother Care (KMC) Pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Ruang Perinatologi RSD Balung Jember. Vocational Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
3. BAB I.pdf
PDF
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (1MB)
PDF
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (556kB)
PDF
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (737kB)
PDF
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (539kB)
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (2MB)

Abstract

Latar belakang : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) rentan mengalami hipotermia dikarenakan lemak subkutan pada bayi sangat tipis sehingga mudah dipengaruhi oleh suhu lingkungan, saat 30 menit pertama bayi rentan mengalami penurunan suhu 3-4°C, ruangan dengan suhu 20-25°C akan menyebabkan suhu kulit bayi menurun sekitar 0,3°C per menit. BBLR yang mengalami hipotermi dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan terjadinya metabolisme anaerobic, meningkatkan kebutuhan oksigen, meningkatkan hipoksemia dan dapat menyebabkan kematian. Hipotermia dapat dicegah dengan cara kangaroo mother care (KMC) yaitu dengan cara bayi diletakkan di dada ibu hanya menggunakan topi dan popok, posisi bayi sejajar dengan dada ibu kemudian disanggah oleh kain atau gendongan yang melingkari ibu dan bayi. Tujuan: Mengetahui efektifitas penerapan metode KMC terhadap kestabilan suhu tubuh pada BBLR. Metode: Teknik pengambilan data yakni dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Hasil: setelah dilakukan metode kangaroo selama 3 hari dengan frekuensi 3 kali sehari dan intensitas waktu 2 jam diperoleh peningkatan suhu tubuh sebanyak 0,1-0,3 °C. Simpulan : Penerapan metode KMC efektif dalam menstabilkan suhu tubuh pada BBLR dan penerapan metode KMC efektif dilakukan dengan durasi minimal 2 jam yang diberikan secara terus-menerus.

Informasi Item

Item Type Thesis (Vocational Education)
Keywords/Kata Kunci Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Kangaroo Mother Care (KMC), Bayi
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
Divisions Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3)
Date Deposited 30 Jul 2024 01:41
Last Modified 30 Jul 2024 01:41
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/22543

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?