PENGARUH PERAWATAN BETON DENGAN METODE WRAPPING DAN CURING COMPOUND TERHADAP KUAT TEKAN BETON SILINDER
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Beton adalah material konstruksi yang sangat penting dan banyak digunakan dalam pembangunan
infrastruktur. Perawatan beton yang baik sangat penting terutama di awal -awal umur beton, yakni
pada minggu pertama setelah pengecoran. Ada beberapa metode perawatan yang dapat digunakan,
antara lain dengan pembungkusan (wapping), pembasahan (water curing),dan Pemberian cairan
kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari dua metode perawatan beton, yaitu
wrapping (pembungkusan) dan curing compound (senyawa perawat), terhadap kekuatan tekan
beton silinder. Beton silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Kekuatan tekan beton diuji
pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode perawatan beton
memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan tekan beton. Pada umur 28 hari,
beton dengan metode wrapping mencapai kekuatan tekan 33,16 MPa, lebih besar dari kedua
perawatan lainnya. Ini menunjukkan bahwa metode wrapping menghasilkan kekuatan tekan beton
yang lebih tinggi dibandingkan metode curing compound dan beton normal. Pengamatan pola retak
juga menunjukkan bahwa beton dengan metode wrapping memiliki pola retak yang lebih terkontrol
dan tidak mudah menyebar, dibandingkan dengan beton menggunakan metode curing compound
maupun beton normal
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | Beton, Curing Compound, Kuat Tekan, Pola Retak, Wrapping |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 624 Civil Engineering |
| Divisions | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering (S1) |
| Date Deposited | 31 Jul 2024 06:06 |
| Last Modified | 31 Jul 2024 06:06 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/22839 |
