EKSPLOITASI SECARA EKONOMI TERHADAP ANAK DITINJAU DARI ASPEK HUKUM PIDANA (STUDI KASUS DI KOTA JEMBER)
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Realita di masyarakat termasuk di kota Jember, adalah eksploitasi
ekonomi anak sebagai pengamen dan pengemis. Hingga saat ini, eksploitasi
ekonomi anak masih terjadi di beberapa tempat. Anak digunakan untuk
memintaminta kepada pengendara atau menjual barang-barang kecil seperti tisu atau barang lain kepada pengemudi saat mereka menunggu lampu hijau.
Tujuan penelitian ini pertama, untuk mengetahui siapa pelaku eksploitasi ekonomi anak. Kedua, untuk mengetahui bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku eksploitasi ekonomi anak. Metode penelitian ialah pendekatan normatif – empiris dengan menganalisis peraturan perundang-undangan dan konsep hukum. Hasil penelitian bahwa di Kabupaten Jember, enam anak pengemis mengalami eksploitasi ekonomi karena kehilangan bapak atau tulang punggung keluarga, sehingga terpaksa bekerja di jalanan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Pelaku eksploitasi ekonomi terhadap anak terdapat 2 kualifikasi, yaitu pleger dan doen pleger. Pertanggungjawaban pidana pelaku eksploitasi ekonomi terhadap anak hanya dibebankan kepada orang tua anak saja, baik sebagai pleger maupun doen pleger.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | Eksploitasi Ekonomi Anak, Perlindungan, Tindak pidana, Pertanggungjawaban Pidana |
| Subjects | 300 Social Science > 340 Law > 345 Criminal Law |
| Divisions | Faculty of Law > Department of Law Science (S1) |
| Date Deposited | 19 Feb 2025 01:22 |
| Last Modified | 19 Feb 2025 01:22 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/24166 |
