Detail Tugas Akhir

IMPLEMENTASI PEMBERIAN TEPID WATER SPONGE UNTUK MENURUNKAN HIPERTERMIA PADA PASIEN DEWASA DENGAN DENGUE HEMORAGIC FEVER (DHF) DI RS BALADHIKA HUSADA (DKT) JEMBER

Ariyanti, Imelda (2025) IMPLEMENTASI PEMBERIAN TEPID WATER SPONGE UNTUK MENURUNKAN HIPERTERMIA PADA PASIEN DEWASA DENGAN DENGUE HEMORAGIC FEVER (DHF) DI RS BALADHIKA HUSADA (DKT) JEMBER. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
3. BAB I.pdf
PDF
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (654kB)
PDF
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (628kB)
PDF
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (754kB)
PDF
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (555kB)
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (1MB)

Abstract

Pendahuluan: Hipertermia merupakan salah satu manifestasi klinis yang terjadi pada pasien dengan Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) akibat respon tubuh terhadap infeksi virus dengue. Tepid water sponge menjadi salah satu alternatif non-farmakologis yang penting untuk diteliti terutama pada pasien dewasa yang selama ini kurang menjadi fokus dalam penelitian serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pemberian tepid water sponge dalam menurunkan hipertermia pada pasien dewasa dengan Dengue Haemorhagic Fever (DHF). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada satu pasien dewasa laki-laki usia 35 tahun dengan diagnosis DHF dan hipertermia. Intervensi yang diberikan yakni tepid water sponge menggunakan spons (waslap) yang dibasahi air bersuhu suam-suam kuku (sekitar 29–32°C) di dahi, leher, ketiak, lengan tangan, dada dan perut selama 15 – 30 menit dan dilakukan selama tiga hari dengan pemantauan suhu tubuh sebelum dan sesudah tindakan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pengukuran tanda vital serta wawancara dan dokumentasi medis. Hasil: Hasil menunjukkan suhu tubuh pasien pada hari pertama tercatat 39,2°C dan menurun menjadi 38,5°C setelah diberikan intervensi. Hari kedua, suhu menurun dari 37,8°C menjadi 37,3°C. Pada hari ketiga, suhu tubuh stabil di 36,9°C tanpa intervensi tambahan. Gejala lain seperti lemas, menggigil dan kulit kemerahan juga menunjukkan perbaikan. Kesimpulan: Pemberian tepid water sponge terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan untuk menurunkan suhu tubuh secara bertahap. Proses evaporasi, konduksi dan vasodilatasi berperan penting dalam mekanisme penurunan suhu tanpa menimbulkan efek samping. Implikasi: Tepid water sponge merupakan intervensi non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengatasi hipertermia pada pasien dewasa dengan DHF.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Dengue Haemorraghic Fever, Hipertermia, Tepid water sponge
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 614 Public Preventive Medicine
Divisions Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3)
Date Deposited 19 Jul 2025 01:40
Last Modified 19 Jul 2025 01:40
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/25692

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?