Detail Tugas Akhir

EVALUASI TANDA TANDA VITAL PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE POST HEMODIALISA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RISIKO SYOK

Wahyudi, Della Desta Sekarayu (2025) EVALUASI TANDA TANDA VITAL PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE POST HEMODIALISA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RISIKO SYOK. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
3. BAB I.pdf
PDF
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit progresif yang
membutuhkan terapi hemodialisa pada stadium akhir. Hemodialisa dapat menimbulkan
komplikasi akut seperti syok, yang jika tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan
kegagalan multiorgan. Pemantauan dan evaluasi tanda vital menjadi langkah awal penting
dalam mendeteksi risiko syok secara dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi perubahan tanda vital pada pasien CKD setelah menjalani hemodialisa
sebagai upaya pencegahan syok di RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Metode: Desain
penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif. Tiga pasien dengan diagnosa
CKD post hemodialisa dijadikan subjek penelitian. Hasil: Ketiga pasien menunjukkan
penurunan tekanan darah pasca-hemodialisa dengan rentang sistolik 15–54 mmHg dan
diastolik 10–32 mmHg, paling signifikan pada Klien 1. Peningkatan nadi tertinggi hingga
133 x/menut pada Klien 1, lalu menurun secara bertahap.. Suhu tubuh stabil (35.9–
36.4°C), dan SpO₂ tetap ≥95% berkat terapi oksigen tambahan. Klien 1 mengalami
hipotensi berat yang menetap akibat menoragia, Klien 2 menunjukkan hipotensi
sementara yang membaik dengan intervensi posisi, sedangkan Klien 3 mengalami
hipotensi ringan dengan kompensasi respiratorik karena kardiomegali. Kesimpulan:
Tanda vital pasien CKD menunjukkan fluktuasi signifikan pasca-hemodialisa, dengan
hipotensi sebagai komplikasi utama. Faktor seperti komorbid kardiomegali dan
menoragia turut memperparah kondisi pasien. Pemantauan tanda vital yang ketat dan
intervensi cepat sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Kata kunci: Chronic Kidney Disease, hemodialisa, tanda vital, syok

Informasi Item

Item Type Thesis (Profession Education)
Keywords/Kata Kunci Chronic Kidney Disease, hemodialisa, tanda vital, syok
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 611 Human Anatomy, Cytology, Histology
Divisions Faculty of Health > Nurse Profession Education
Date Deposited 25 Jul 2025 03:56
Last Modified 25 Jul 2025 03:56
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/25898

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?