HUBUNGAN FEEDING DIFFICULTIES DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA 12-60 BULAN DI DESA PANDUMAN KECAMATAN JELBUK KABUPATEN JEMBER


SAPUTRI, PUJI CICA (2025) HUBUNGAN FEEDING DIFFICULTIES DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA 12-60 BULAN DI DESA PANDUMAN KECAMATAN JELBUK KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (853kB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (572kB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (590kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (713kB)
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (576kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (624kB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (613kB)
Text
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (614kB)
Text
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (576kB)
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (526kB)
Text
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya, dan salah satu faktor resiko yang berkontribusi terhadap kondisi ini adalah feeding difficulties atau kesulitan makan, yang memengaruhi asupan nutrisi dan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara feeding difficulties dengan kejadian stunting pada anak usia 12 – 60 bulan di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 214 balita, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner feeding difficulties skala Guttman dan lembar observasi status gizi berdasarkan indikator tinggi badan menurut usia. Analisin data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita mengalami feeding difficulties sebanyak 107 anak (50%) dan mengalami stunting sebanyak 90 anak (42.1%). Hasil uji statistic menunjukkan nilai p = 0,001 dengan koefisien sebesar 0,738, ada hubungan yang kuat dan signifikan antara feeding difficulties dengan kejadian stunting. Semakin tinggi tingkat feeding difficulties yang dialami anak, maka semakin besar pula risiko mengalami stunting. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif orang tua dan tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini serta memberikan edukasi yang tepat untuk mencegah terjadinya stunting melalui pengelolaan pola makan anak yang optimal.

Dosen Pembimbing: ROHMAH, NIKMATUR and ANGGRAENI, ZUHROTUL EKA YULIS | NIDN0026067202, NIDN0717078505
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Balita, Feeding Difficulties, Kejadian Stunting
Subjects: 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 614 Public Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Depositing User: Puji Cica Saputri | pujicicasaputri03@gmail.com
Date Deposited: 08 Aug 2025 07:27
Last Modified: 08 Aug 2025 07:27
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/26496

Actions (login required)

View Item
View Item