HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA SANTRI SELAMA IMTIHAN NIHA'I (IMNI) DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM ASSURUR KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER
Berkas Tugas Akhir
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
9. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kecemasan merupakan respon emosional yang muncul ketika individu menghadapi ancaman atau tekanan, yang dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi dan prestasi belajar. Pada santri kecemasan sering meningkat menjelang imtihan niha’i akibat beban materi yang banyak, tuntutan nilai dan ke khawatiran akan kelulusan.
alah satu upaya mengurangi kecemasan adalah melalui manajemen stres.
erdasarkan teori Lazarus dan Folkman, pengolahan stres dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu problem – focused coping dan emotion – focused coping, yang dipengaruhi oleh penilaian primer dan skunder terhadap stresor. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis hubungan manajemen stres dengan tingkat kecemsan pada santri selama imtihan niha’i di Pondok Pesantren Darul Ulum Assurur Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan design korelasional dengan pendekatan cross-sectional,populasi penelitian adalah seluruh santri yang mengikuti imtihan niha’i yaitu sebanyak 69 responden yang diambil dengan tehnik total sampling. Variabel independen manajemen stres diukur menggunakan kuesioner The Brief Cope, dan variabel independen tingkat kecemasan menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale (SAS), dan Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil dari penelitian ini mayoritas santri memiliki manajemen stres dalam katagori sangat kurang sebanyak 38 (55,1%) sedangkan tingkat kecemasan berada dalam kategori sangat berat sebanyak 38 (55,1%), uji statistik menunjukkan ninai p = 0,001dan lebih kecil dari α 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara manajemen stres tingkat kecemasan pada santri selama imtihan niha’i. Sehingga disimpulkan bahwa semakin rendah kemampuan manajemen stres yang dimiliki santri maka tingkat kecemasan yang dirasakan akan semakin tinggi.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | santri, manajemen stres, tingkat kecemasan |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Date Deposited | 13 Aug 2025 06:54 |
| Last Modified | 13 Aug 2025 06:54 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/26690 |
