PENGARUH KETIDAKSESUAIAN KEDALAMAN PONDASI DALAM PADA PELAKSANAAN DAN DED TERHADAP STABILITAS STRUKTUR ATAS (Studi Kasus : Pembangunan Gedung 5 Lantai Agribisnis Polije)
Berkas Tugas Akhir
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pondasi terdalam merupakan faktor yang sangat krusial pada rangka bangunan bertingkat yang berfungsi untuk menyalurkan beban rangka terhadap permukaan tanah padat. Ketidaksesuaian antara derajat pondasi yang direncanakan pada Detail Engineering Design (DED) dengan kondisi aktual di lapangan dapat berdampak pada alinyemen rangka di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaksesuaian derajat pondasi, pengaruhnya terkait rangka di atasnya, dan solusi untuk memastikan rangka tetap stabil. Perancangan rangka dilakukan dengan menggunakan STAAD.Pro, berdasarkan data aktual derajat tiang pancang 11,05 meter hasil uji PDA. Hasil uji PDA menunjukkan bahwa simpangan pada sisi belakang berada di bawah batas terlindung (≤10 mm). Momen kritis punggung terluar pada struktur vertikal K2 mencapai 62,29 kNm, melebihi daya dukung maksimum awal (12 D16), namun setelah penambahan tumpuan menjadi 20 D22, daya dukung punggung maksimum meningkat menjadi 809,32 kNm dan struktur vertikal dinyatakan terlindungi. Dengan demikian, ketidaksesuaian derajat pondasi belakang dapat ditoleransi apabila penilaian temuan dan pemutakhiran dilakukan secara tepat.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | DED, Ketidaksesuaian Kedalaman, Pondasi Dalam, STAAD.Pro, Stabilitas Struktur |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 624 Civil Engineering |
| Divisions | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering (S1) |
| Date Deposited | 15 Aug 2025 01:36 |
| Last Modified | 15 Aug 2025 01:36 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/26737 |
