HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE MELALUI E-COMMERCE MENURUT PROF. DR. WAHBAH AZ-ZUHAILI DALAM KITAB FIQIH ISLAM WA ADILLATUHU


LUTFI, MUHAMMAD (2025) HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE MELALUI E-COMMERCE MENURUT PROF. DR. WAHBAH AZ-ZUHAILI DALAM KITAB FIQIH ISLAM WA ADILLATUHU. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
1. pendahuluan.pdf

Download (1MB)
Text
2. Abstrak.pdf

Download (445kB)
Text
3. Bab i.pdf

Download (472kB)
Text
4. Bab ii.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB)
Text
5. Bab iii.pdf
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
Text
6. Bab iv.pdf
Restricted to Registered users only

Download (685kB)
Text
7. Bab v.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
Text
8. Bab vi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (413kB)
Text
10. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (755kB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji hukum jual beli melalui media e-commerce dalam sudut
pandang fiqih Islam, dengan fokus pada pendapat Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili
sebagaimana termuat dalam kitab Fiqh al-Islam wa Adillatuhu. Fenomena
digitalisasi membawa transformasi besar dalam dunia muamalah, termasuk
munculnya transaksi yang tidak lagi mengandalkan pertemuan langsung antara
penjual dan pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan akad jual
beli digital dan menelaah sejauh mana konsep fikih tradisional dapat diaplikasikan
pada transaksi modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan
pendekatan studi pustaka (library research) yaitu mengkaji sumber-sumber literatur
utama dan pendukung yang berkaitan dengan hukum jual beli dalam Islam. Data
utama bersumber dari kitab karya Wahbah Az-Zuhaili, sedangkan data sekunder
diambil dari kitab-kitab fikih klasik dan modern lainnya. Teknik analisis yang
diterapkan adalah deskriptif-analitis untuk menyusun pemahaman yang utuh
mengenai prinsip-prinsip dasar akad dalam konteks transaksi elektronik. Temuan
penelitian ini menunjukkan bahwa akad jual beli melalui e-commerce dinilai sah
menurut Wahbah Az-Zuhaili apabila memenuhi syarat dan rukun yang ditetapkan
syariah, terutama terkait dengan kejelasan ijab dan qabul walaupun dilakukan
melalui media tidak langsung seperti tulisan, pesan digital, atau alat komunikasi
lainnya. Beliau menegaskan pentingnya prinsip kebolehan asal muamalah (al
ibahah al-asliyyah), adanya kerelaan antara pihak yang berakad, serta terhindarnya
transaksi dari unsur gharar. Gagasan ini memperlihatkan fleksibilitas fikih dalam
merespons dinamika zaman dan kebutuhan umat dalam bermuamalah secara
digital.

Dosen Pembimbing: BASHORI, DHOFIR CATUR and SYAFI'I, MUHAMMAD | NIDN0712049002, NIDN0707078805
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Wahbah az-Zuhaili, jual beli, e-commerce.
Subjects: 300 Social Science > 330 Economics
Divisions: Faculty of Islamic Religion > Department of Sharia Economy (S1)
Depositing User: Muhammad Lutfi | lutfi1212mu@gmail.com
Date Deposited: 20 Aug 2025 06:08
Last Modified: 20 Aug 2025 06:08
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/27039

Actions (login required)

View Item
View Item