PENGARUH PRODUKSI BIOETANOL MELALUI FERMENTASI OLEH AMPAS TEBU DENGAN VARIASI PENAMBAHAN RAGI


Al farisi, A. Wahid (2026) PENGARUH PRODUKSI BIOETANOL MELALUI FERMENTASI OLEH AMPAS TEBU DENGAN VARIASI PENAMBAHAN RAGI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Text
1. PENDAHULUAN.pdf

Download (2MB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (321kB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (446kB)
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (462kB)
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (732kB)
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (874kB)
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (539kB)
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (764kB)
Text
10. ARTIKEL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (657kB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi dan menipisnya cadangan bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan, salah satunya bioetanol. Ampas tebu, sebagai limbah agroindustri dengan kandungan lignoselulosa yang tinggi, memiliki potensi besar untuk diolah menjadi bahan baku bioetanol. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengkaji dampak perbedaan takaran ragi Saccharomyces cerevisiae terhadap produksi bioetanol dari ampas tebu melalui proses fermentasi, sekaligus mencari dosis ragi yang paling efektif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan menerapkan tiga variasi dosis ragi, yaitu 5 gram, 10 gram, dan 15 gram. Proses fermentasi dilangsungkan selama 10 hari, yang kemudian dilanjutkan dengan empat tahapan penyulingan (distilasi). Evaluasi penelitian difokuskan pada empat parameter utama: kadar air, rendemen, konsentrasi bioetanol, dan nilai kalor. Berdasarkan hasil eksperimen, proses pengeringan menggunakan oven terbukti efektif menyusutkan kadar air ampas tebu dari 72% menjadi 28%. Selain itu, ditemukan bahwa peningkatan jumlah ragi berbanding lurus dengan tingginya konsentrasi bioetanol yang dihasilkan. Pencapaian paling maksimal didapatkan pada penggunaan 15 gram ragi, yang mampu menghasilkan konsentrasi bioetanol hingga 94% pasca-penyulingan keempat, serta mencatat nilai kalor tertinggi di angka 2187,19 Cal/gram. Sebagai kesimpulan, penambahan massa ragi mampu mengoptimalkan proses fermentasi sehingga menghasilkan kadar bioetanol dan nilai kalor yang lebih tinggi. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa ampas tebu sangat berpotensi dan menjanjikan untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku bioetanol yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.

Dosen Pembimbing: Abidin, Asroful and UNSPECIFIED | NIDN 0703109207, NIDN 0717087203
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: bioetanol, ampas tebu, fermentasi, ragi, distilasi.
Subjects: 500 Natural Science and Mathematics > 501 Philosopy and Theory of Nature Sciences
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering (S1)
Depositing User: A. Wahid Al Farisi | wahidfaris15@gmail.com
Date Deposited: 16 Jul 2026 08:47
Last Modified: 16 Jul 2026 08:47
URI: https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31514

Actions (login required)

View Item
View Item