Detail Tugas Akhir

ANALISIS KOMPARATIF KETAHANAN BETON NORMAL AKIBAT PERENDAMAN DALAM AIR LAUT DAN AIR SUNGAI (STUDI KASUS: AIR LAUT PANTAI WATU ULO DAN AIR SUNGAI BEDADUNG KABUPATEN JEMBER)

Amri, M. ULIL (2026) ANALISIS KOMPARATIF KETAHANAN BETON NORMAL AKIBAT PERENDAMAN DALAM AIR LAUT DAN AIR SUNGAI (STUDI KASUS: AIR LAUT PANTAI WATU ULO DAN AIR SUNGAI BEDADUNG KABUPATEN JEMBER). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
BAB 1.pdf
PDF
Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (566kB)
PDF
Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (694kB)
PDF
Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (710kB)
PDF
Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (346kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan media perendaman terhadap
perkembangan kuat tekan beton normal. Media perendaman yang digunakan meliputi air normal,
air laut Pantai Watu Ulo, dan air Sungai Bedadung. Sebelum dilakukan pengujian kuat tekan,
beton segar terlebih dahulu diuji menggunakan metode slump untuk mengetahui tingkat
kelecakan campuran. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 14 hari, 28 hari, dan 56 hari.
Hasil pengujian slump menunjukkan nilai rata-rata sebesar 7,8 cm yang menandakan bahwa
campuran beton memiliki kelecakan yang baik dan sesuai untuk proses pelaksanaan di lapangan.
Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa seluruh benda uji mengalami peningkatan
kekuatan seiring bertambahnya umur beton. Pada umur 14 hari, beton yang direndam dalam air
normal menghasilkan kuat tekan tertinggi. Namun pada umur 28 hari dan 56 hari, beton yang
direndam dalam air laut menunjukkan nilai kuat tekan yang lebih besar dibandingkan media
perendaman lainnya. Nilai kuat tekan pada umur 28 hari berada pada kisaran 20,97–24,82 MPa,
sehingga beton yang dihasilkan dapat digolongkan sebagai beton struktural mutu sedang. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa jenis media perendaman memberikan pengaruh terhadap
perkembangan kuat tekan beton selama masa perawatan.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Air laut, Air Sungai, Beton Normal, Kuat Tekan Beton, Perendaman Beton
Subjects 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 624 Civil Engineering
Divisions Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering (S1)
Date Deposited 17 Jul 2026 07:13
Last Modified 17 Jul 2026 07:13
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31535

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?