HUBUNGAN KEPATUHAN STANDARD PRECAUTIONS DENGAN RISIKO TERJADINYA CEDERA BENDA TAJAM PADA TENAGA KESEHATAN DI KAMAR OPERASI RSUD BLAMBANGAN
AKBAR, YANUAR YOSTAN ALI (2026) HUBUNGAN KEPATUHAN STANDARD PRECAUTIONS DENGAN RISIKO TERJADINYA CEDERA BENDA TAJAM PADA TENAGA KESEHATAN DI KAMAR OPERASI RSUD BLAMBANGAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
A. HALAMAN DEPAN.pdf
Download (2MB)
B. ABSTRAK.pdf
Download (433kB)
C. BAB I.pdf
Download (434kB)
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (567kB)
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (366kB)
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (424kB)
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (385kB)
H. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (391kB)
I. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (339kB)
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (307kB)
K. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Cedera benda tajam (needlestick and sharp injury) merupakan salah satu masalah keselamatan kerja yang berisiko menularkan penyakit infeksi kepada tenaga kesehatan. Penerapan Standard Precautions menjadi salah satu upaya pencegahan, namun hasil penelitian mengenai hubungannya dengan risiko cedera benda tajam masih beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan penerapan Standard Precautions dengan risiko terjadinya cedera benda tajam pada tenaga kesehatan di Kamar Operasi RSUD Blambangan.
Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 45 tenaga kesehatan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05.
Hasil: Mayoritas tenaga kesehatan memiliki tingkat kepatuhan tinggi terhadap penerapan Standard Precautions (84,4%) dan termasuk dalam kategori berisiko mengalami cedera benda tajam (71,1%). Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,066 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan penerapan Standard Precautions dengan risiko terjadinya cedera benda tajam.
Diskusi: Tingginya kepatuhan terhadap Standard Precautions belum diikuti dengan penurunan risiko cedera benda tajam. Risiko tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti beban kerja, kondisi lingkungan kerja, pengalaman tenaga kesehatan, dan karakteristik tindakan pembedahan. Oleh karena itu, pencegahan cedera benda tajam perlu dilakukan melalui peningkatan kepatuhan yang didukung penguatan sistem keselamatan kerja dan lingkungan kerja yang aman
| Dosen Pembimbing: | WIDADA, WAHYUDI and SUSILO, CIPTO | NIDN0716126703, NIDN0715077001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Cedera Benda Tajam; Kepatuhan; Keselamatan Kerja; Standard Precautions; Tenaga Kesehatan |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 613 Personal Health, Hygiene |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | ADMIN RPL FIKES | rohmatilmaula@unmuhjember.ac.id |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 01:28 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 01:28 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32586 |
