Tinjauan terhadap Desain Gedung C Universitas Pendidikan Nasional Bali Menggunakan Sambungan SEMI-RIGID
Berkas Tugas Akhir
12. BAB 2 (Repaired) (Repaired).pdf
Restricted to Registered users only
13. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
15. BAB 4 lanjutan.pdf
Restricted to Registered users only
16. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pada suatu sambungan balok dengan kolom, pada umumnya disambung menggunakan sambungan baut. Sambungan dikatakan baik jika sambungan tersebut bersifat rigid, dimana perputaran sudutnya adalah 0.
Memperhatikan profil kolom yang saat ini digunakan adalah profil WF yang mempunyai sisi lemah sumbu Y, maka analisa saat 3D untuk balok arah sumbu memanjang akan disambung menggunakan sambungan semi-rigid. Padahal analisa struktur menggunakan SAP tidak menfasilitasi suatu kekangan yang bersifat semi-rigid melainkan hanya menggunakan asumsi rigid.
Penulisan tugas akhir ini dimaksudkan untuk melakukan analisis besarnya kenaikan momen lapangan akibat digunakannya sambungan semi-rigid dan meninjau besarnya tegangan yang terjadi pada balok komposit dengan tegangan ijin baja yang diijinkan, sehingga tidak menimbulkan resiko pada konstruksi tersebut.
Di dalam analisa perhitungan nilai tegangan terbesar pada tahap sesudah komposit mencapai 135.75 Mpa dimana tegangan baja yang diijinkan σ ̅ = 166.67 Mpa pada profil balok induk yaitu WF 400.200.8.13 dengan rasio kenaikan momen akibat sambungan semi-rigid mendapai 0.25%, profil tersebut dinyatakan aman atau dapat digunakan.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | sambungan, semi-rigid, analisa |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 624 Civil Engineering |
| Divisions | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering (S1) |
| Date Deposited | 09 Jan 2020 02:39 |
| Last Modified | 09 Jan 2020 02:39 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/3319 |
