Detail Tugas Akhir

ANALISIS YURIDIS HAK ASUH ANAK DARI SEORANG IBU YANG MURTAD (Studi Putusan Pengadilan Agama Gunungsitoli No. 8/Pdt.G/ 2011/PA.Gst dan Putusan Pengadilan Agama Parigi No. 0117/Pdt.G/2016/PA.Prgi)

Maulidia, Rizki (2020) ANALISIS YURIDIS HAK ASUH ANAK DARI SEORANG IBU YANG MURTAD (Studi Putusan Pengadilan Agama Gunungsitoli No. 8/Pdt.G/ 2011/PA.Gst dan Putusan Pengadilan Agama Parigi No. 0117/Pdt.G/2016/PA.Prgi). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (428kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (326kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (216kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
LAMPIRAN 1.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (110kB)
PDF
Text
LAMPIRAN 2.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Request a copy Ukuran File (523kB)
PDF
Text
JURNAL.pdf

Abstract

ABSTRAK
Kompilasi Hukum Islam atau biasa disebut dengan KHI tidak menjelaskan bahwa seorang ibu yang murtad bisa atau tidak mendapatkan hak asuh anak. Perbuatan murtad adalah suatu perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah dan seseorang yang meninggal dalam keadaan murtad akan langsung masuk ke dalam neraka. Dalam Pasal 105 KHI hanya menyebutkan bahwa hak asuh anak jatuh kepada ibu apabila anak tersebut belum mumayyiz atau belum berusia 12 tahun. Sedangkan apabila anak tersebut sudah berusia 12 tahun dan sudah mumayyiz maka anak tersebut boleh memilih akan tinggal bersama ayah atau ibunya. Pada penelitian ini, peneliti meneliti hak asuh anak dari seorang ibu yang murtad dari 2 (dua) putusan pengadilan agama, yang dimana keduanya memiliki pertimbangan dan putusan hakim yang sangat berbeda. Berdasarkan kesimpulan dari penelitian ini, seorang ibu yang murtad tidak bisa mendapatkan hak asuh anak, karena dikhawatirkan akhlak anak tersebut akan rusak. Hal ini sesuai dengan kitab, hadist, Yurisprudensi Mahkamah Agung No. 210/K/AG/1996 dan peraturan perundang-undangan di Indonesia yang tidak mengatur tentang hak asuh anak dari ibu yang murtad.
Kata Kunci : Hak Asuh Anak, Murtad, Kompilasi Hukum Islam.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Kata kunci : Hak Asuh Anak, Murtad, Kompilasi Hukum Islam.
Subjects 300 Social Science > 340 Law
Divisions Faculty of Law > Department of Law Science (S1)
Date Deposited 13 Mar 2020 13:04
Last Modified 13 Mar 2020 13:04
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/3939

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?