Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Melalui Kegiatan Meronce di Kelompok A RA Harapan Bangsa Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017

Fitriyah, Siti (2017) Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Melalui Kegiatan Meronce di Kelompok A RA Harapan Bangsa Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Journal of Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL.pdf

Download (422kB) | Preview

Abstract

Perkembangan motorik merupakan kesempatan yang luas untuk bergerak, pengalaman belajar untuk menemukan, aktivitas sensori motor yang meliputi penggunaan otot-otot besar dan kecil memungkinkan anak untuk memenuhi perkembangan perceptual motorik. Pada dasarnya perkembangan motorik pada anak meliputi motorik kasar dan motorik halus. Otot-otot tersebut berfungsi untuk melakukan gerakan-gerakan bagian tubuh yang lebih spesifik, seperti menulis, melipat, menggunting, meronce. Meronce merupakan cara pembuatan benda hias atau bendapakai yang dilakukan dengan menyusun bagian-bagian bahan berlubang atau yangsengaja dilubangi memakai bantuan benang, tali dan sejenisnya Masalah penelitian adalah bagaimana meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak melalui kegiatan meronce di kelompok A RA Harapan Bangsa Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak melalui kegiatan meronce di kelompok A RA Harapan Bangsa Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melakukan observasi dengan memakai pedoman observasi, sedangkan instrument yang dipakai berupa lembaran ceklist observasi. Penelitian dilaksanakan di RA Harapan Bangsa Bondowoso yang berjumlah 15 anak dan dilaksanakan tanggal 21 April sampai tanggal 27 April 2017. Hasil penelitian pada siklus I terdapat 10 anak yang tuntas dengan persentase 66,7% dan 5 anak yang belum tuntas dengan persentase 33,3%. Pada siklus II terdapat 12 anak yang tuntas dengan persentase 80% dan anak yang belum tuntas terdapat 3 anak dengan persentase 20%. Dari perhitungan tersebut berarti perkembangan motorik halus anak meningkat dan sudah mencapai kriteria kesuksesan yaitu 75%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di RA Harapan Bangsa Bondowoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat diketahui dari perkembangan motorik halus anak dalam hal mengambil benda dengan 2 jari, memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadah dan memindahkan benda dari tangan yang satu ketangan yang lain yang semula rendah, setelah diadakan penelitian menjadi meningkat.

Item Type: Article
Additional Information: Siti Fitriyah (1210271045)
Uncontrolled Keywords: Motorik Halus, Meronce
Subjects: 300 Social Science > 370 Education > 372 Elementary Education
Divisions: Faculty of Teaching and Education Science > Department of Early Childhood Education
Depositing User: Hendri Uut Fahrullah
Date Deposited: 28 Jun 2019 01:30
Last Modified: 28 Jun 2019 01:30
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/1939

Actions (login required)

View Item View Item