PENGARUH PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP KESIAPSIAGAAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANGGOTA KELUARGA RISIKO CARDIAC ARREST DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAYANG
Indriawati, Yesi (2026) PENGARUH PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP KESIAPSIAGAAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANGGOTA KELUARGA RISIKO CARDIAC ARREST DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAYANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
PENDAHULUAN.pdf
Download (2MB)
ABSTRAK.pdf
Download (287kB)
BAB I.pdf
Download (242kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (444kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (219kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (425kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (239kB)
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (244kB)
BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (287kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (364kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Pendahuluan: Gangguan pada sistem kardiovaskular menjadi faktor dominan
yang menyebabkan kematian dan sering kali menyebabkan cardiac arrest di luar
rumah sakit (OHCA). Rendahnya tingkat kelangsungan hidup pada kasus OHCA
sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam memberikan pertolongan
pertama. Keluarga sebagai penolong pertama, memiliki peran penting dalam
rantai kelangsungan hidup, namun kesiapan mereka masih terbatas karena
kurangnya pengetahuan maupun keterampilan melakukan Bantuan Hidup Dasar
(BHD). Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan bantuan
hidup dasar terhadap kesiapsiagaan pertolongan pertama pada anggota keluarga
risiko cardiac arrest di wilayah kerja Puskesmas Mayang. Metode: Penelitian ini
menggunakan desain quasi-experiment pretest-posttest satu kelompok. Populasi
penelitian terdiri dari 34 orang, dengan sampel yaitu 31 responden dipilih melalui
pengambilan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling.
Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data kesiapsiagaan yang mencakup
aspek pengetahuan dan keterampilan. Intervensi terdiri dari pelatihan BHD yang
disampaikan melalui metode edukasi (ceramah) dan demonstrasi hands only CPR
oleh instruktur yang kompeten. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sebelum pelatihan sebagian besar anggota keluarga risiko cardiac arrest memiliki
tingkat kesiapsiagaan pada kategori cukup, sedangkan setelah pelatihan meningkat
pada kategori baik. Analisis: Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed-
Rank yang menunjukkan p-value sebesar p < 0,001 (p < 0,05), mengindikasikan
adanya perbedaan signifikan kesiapsiagaan pertolongan pertama sebelum dan
setelah pelatihan bantuan hidup dasar. Diskusi: Pelatihan BHD memiliki
pengaruh terhadap peningkatan kesiapsiagaan pertolongan pertama pada angggota
keluarga risiko cardiac arrest di Wilayah Kerja Puskesmas Mayang. Temuan ini
mengindikasikan adanya hubungan positif, dimana semakin baik kualitas
pelatihan yang diberikan, maka semakin tinggi tingkat kesiapsiagaan responden.
| Dosen Pembimbing: | Ali Hamid, Mohammad and Titi Handayani, Luh | nidn0707088101, nidn0701077604 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Additional Information: | email: @yesiindria7@gmail.com |
| Keywords/Kata Kunci: | Bantuan Hidup Dasar (BHD), Cardiac Arrest, Kardiovaskular, Kesiapsiagaan. |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | Yesi Indriawati | yesiindria7@gmail.com |
| Date Deposited: | 13 May 2026 00:24 |
| Last Modified: | 13 May 2026 00:24 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30703 |
