PENGARUH MOTIVASI KERJA, KECERDASAN SPIRITUAL, DAN LINGKUNGANKERJA TERHADAP KINERJA GURU DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SMPN 2 AMBULU JEMBER
Berkas Tugas Akhir
D. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
E. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
F. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
G. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
I. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kecerdasan spiritual, dan
lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja, pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru
SMPN 2 Ambulu Jember, dan pengaruh motivasi kerja, kecerdasan spiritual, dan lingkungan
kerja terhadap kinerja guru SMPN 2 Ambulu Jember baik secara langsung maupun tidak
langsung dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan
explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah
seluruh guru di SMPN 2 Ambulu Jember sebanyak 73 orang dan teknik pengambilan sampel
dengan metode sensus. Analisis data menggunakan analisis path (jalur) dengan menggunakan
model SEM (structural equation modeling) atau model persamaan struktural dengan program
warp PLS 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan kecerdasan spiritual tidak
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja dan kecerdasan spiritual
berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh
signifikan terhadap kinerja guru. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kinerja guru. Motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru
dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Kecerdasan spiritual tidak berpengaruh
signifikan terhadap kinerja guru dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Temuan
penelitian membuktikan bahwa kepuasan kerja hanya menjadi mediator bagi motivasi kerja dan
lingkungan kerja, tetapi tidak bagi kecerdasan spiritual. Sehingga, gap research yang terjadi
adalah model mediasi tunggal belum cukup menjelaskan mekanisme pengaruh variabel
psikologis terhadap kinerja. Agenda penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan
multiple mediation model, seperti work engagement, organizational commitment, psychological
well-being, dan lainnya.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | Motivasi kerja, kecerdasan spiritual, lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan kinerja Guru |
| Subjects | 300 Social Science > 330 Economics |
| Divisions | Graduate School > Magister Management (S2) |
| Date Deposited | 21 Jul 2026 02:40 |
| Last Modified | 21 Jul 2026 02:40 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31702 |
