Peran Birokrat Pelaksana Lapangan Dalam Mengatasi Pernikahan Dini (Studi Kasus Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember)
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran birokrat pelaksana
lapangan dalam mengatasi pernikahan dini di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah,
Kabupaten Jember. Permasalahan pernikahan dini masih menjadi isu sosial yang
cukup kompleks, dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, serta budaya
masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi dengan melibatkan perangkat desa, pihak KUA, tenaga kesehatan,
serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa birokrasi
pelaksana tingkat desa telah menjalankan perannya melalui kegiatan sosialisasi
serta upaya preventif kepada masyarakat. Namun, pelaksanaan tersebut belum
berjalan secara maksimal karena adanya keterbatasan sumber daya manusia,
kurangnya intensitas sosialisasi, serta masih kuatnya faktor budaya yang
mendukung terjadinya pernikahan dini. Selain itu, upaya yang dilakukan masih
belum sepenuhnya efektif dalam menekan angka pernikahan dini. Dengan
demikian, diperlukan penguatan peran birokrasi melalui peningkatan kapasitas
aparat desa serta optimalisasi program sosialisasi guna mengurangi angka
pernikahan dini secara berkelanjutan.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects | 300 Social Science > 301 Sociology and Anthropology, Human, Society |
| Divisions | Faculty of Social and Politics Science > Department of Government Science (S1) |
| Date Deposited | 03 Jun 2026 02:35 |
| Last Modified | 03 Jun 2026 02:38 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30768 |
