Detail Tugas Akhir

REPRESENTASI IDENTITAS DAN PERLAWANAN PADA VISUAL BACKGROUND KONSER DISTORSI TIGA DEKADE SUPERMAN IS DEAD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

Junaid, Muhammad Wildan Al (2026) REPRESENTASI IDENTITAS DAN PERLAWANAN PADA VISUAL BACKGROUND KONSER DISTORSI TIGA DEKADE SUPERMAN IS DEAD (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
A. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
B. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
C. BAB I.pdf
PDF
Text
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
H. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
I. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas dan perlawanan pada visual background konser Distorsi Tiga Dekade milik Superman Is Dead melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Konser ini merupakan perayaan tiga puluh tahun perjalanan Superman Is Dead dalam industri musik Indonesia yang tidak hanya menampilkan pertunjukan musik, tetapi juga menghadirkan berbagai elemen visual yang mengandung makna simbolik dan ideologis. Objek penelitian difokuskan pada visual background yang muncul pada beberapa lagu, yaitu visual ksatria berkuda, kepalan tangan, tiga aktivis (Munir, Marsinah, dan Wiji Thukul), televisi dengan kepala manusia, mata dalam televisi, serta simbol tengkorak khas Superman Is Dead. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes melalui tiga tahap analisis, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi visual, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual background konser Distorsi Tiga Dekade tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika pertunjukan, tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang merepresentasikan identitas dan perlawanan Superman Is Dead. Pada tataran konotasi, visual-visual tersebut memuat makna keberanian, solidaritas, kebebasan berekspresi, kritik sosial, kesadaran kritis terhadap media, serta perjuangan melawan berbagai bentuk dominasi. Pada tataran mitos, makna-makna tersebut mengalami naturalisasi sehingga membentuk pemahaman bahwa Superman Is Dead merupakan representasi identitas punk yang konsisten menjunjung independensi, solidaritas, dan perlawanan terhadap ketidakadilan. Dengan demikian, visual background konser berperan penting dalam memperkuat pesan ideologis dan identitas kultural Superman Is Dead dalam ranah budaya populer Indonesia.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Additional Information wildanaljunaid461@gmail.com
Keywords/Kata Kunci Semiotika Roland Barthes, Visual Background, Identitas Punk, Perlawanan, Superman Is Dead, Distorsi Tiga Dekade.
Subjects 300 Social Science
Divisions Faculty of Social and Politics Science > Department of Communication Science (S1)
Date Deposited 11 Jun 2026 05:56
Last Modified 11 Jun 2026 05:56
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30825

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?