Detail Tugas Akhir

Hubungan Interaksi Sosial dengan Penurunan Fungsi Kognitif pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember

Ismail, Gilang Ramadani (2026) Hubungan Interaksi Sosial dengan Penurunan Fungsi Kognitif pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
A. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
B. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
C. BAB I.pdf
PDF
Text
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (766kB)
PDF
Text
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (992kB)
PDF
Text
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
H. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (963kB)
PDF
Text
I. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (741kB)
PDF
Text
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
K. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Penurunan fungsi kognitif adalah salah satu isu kesehatan
yang sering di alami oleh orang tua dan dapat berdampak pada kualitas hidup serta
kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu elemen yang
penting dalam mempertahankan fungsi kognitif adalah interaksi sosial. Interaksi
sosial yang positif dapat memberikan rangsangan kognitif dan emosional yang
mendukung keberlangsungan fungsi otak, sementara kurangnya interaksi sosial
dapat memperbesar risiko penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan interaksi sosial dengan fungsi kognitif pada lansia di UPT
Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan
desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang
diteliti terdiri dari 140 lansia yang tinggal di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha
Jember. Sampel penelitian sebanyak 103 responden yang dipilih dengan
menggunakan teknik non-probability sampling melalui pendekatan proportional
sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur interaksi
sosial dan instrumen pengukuran fungsi kognitif (Mini Mental State Examination).
Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho dengan tingkat
signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi p =
0,007 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,431 menunjukkan adanya
hubungan positif dengan kekuatan korelasi sedang antara interaksi sosial dan fungsi
kognitif pada lansia. Lansia yang memiliki interaksi sosial lebih baik cenderung
memiliki fungsi kognitif yang lebih baik. Kesimpulan: Penelitian ini
menyimpulkan bahwa interaksi sosial berperan dalam mempertahankan fungsi
kognitif lansia. Lansia diharapkan aktif mengikuti kegiatan sosial, sedangkan
petugas kesehatan dan institusi pelayanan sosial perlu meningkatkan program
stimulasi sosial dan kognitif secara berkelanjutan.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Additional Information gilangcimong13@gmail.com
Keywords/Kata Kunci Interaksi sosial, Fungsi kognitif, Lansia
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
Divisions Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Date Deposited 30 Jun 2026 03:56
Last Modified 30 Jun 2026 03:56
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31018

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?