IMPLEMENTASI PROMPTED VOIDING UNTUK MENGATASI INKONTINENSIA URIN PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) JEMBER
Astutik, Rini Tri (2026) IMPLEMENTASI PROMPTED VOIDING UNTUK MENGATASI INKONTINENSIA URIN PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) JEMBER. Profession Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN .pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK .pdf
Download (1MB)
3. BAB I .pdf
Download (1MB)
4. BAB II .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
5. BAB III .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
7. BAB V .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Pendahuluan: Proses penuaan membawa perubahan fisiologis yang signifikan pada sistem eliminasi urin yang sering kali memicu timbulnya inkontinensia urin pada lanjut usia (lansia). Penanganan inkontinensia urin di panti sosial umumnya masih bersifat reaktif dan simptomatik seperti penggunaan popok sekali pakai (diapers). Oleh karena itu, diperlukan intervensi perilaku yang proaktif, non-invasif, dan murah, salah satunya melalui metode prompt voiding. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk dan menerapkan implementasi prompt voiding sebagai intervensi keperawatan gerontik dalam mengatasi inkontinensia urin pada lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif eksperimental/observasional. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang lansia yang mengalami masalah inkontinensia urin. Pengumpulan data dilakukan selama 7 hari menggunakan instrumen bladder diary untuk memetakan pola berkemih bawaan serta kuesioner International Consultation on Incontinence Questionnaire-Urinary Incontinence Short Form (ICIQ-UI SF) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilaksanakan dengan memberikan pengingat verbal (prompting), pendampingan fisik ke toilet serta pemberian penguatan positif (positive reinforcement) setiap 2 hingga 3 jam sekali sesuai jadwal terstruktur yang telah disesuaikan secara individual. Hasil: Sebelum intervensi dilakukan, ketiga responden memiliki pola berkemih yang tidak teratur dengan frekuensi kebocoran urin mencapai 2–3 kali per hari. Setelah diberikan intervensi prompt voiding selama 7 hari berturut-turut, seluruh responden menunjukkan penurunan frekuensi episode inkontinensia menjadi rata-rata 1 kali per hari. Kesimpulan: Implementasi prompt voiding terbukti efektif dalam menurunkan frekuensi episode kebocoran urin, melatih kembali pola eliminasi yang teratur serta meningkatkan kemandirian lansia dalam berkemih. Disarankan bagi pihak UPT PSTW Jember untuk mengadopsi metode ini sebagai bagian dari program asuhan keperawatan mandiri harian yang rutin guna meminimalkan ketergantungan lansia terhadap popok.
| Dosen Pembimbing: | Dewi, Sofia Rhosma | nidn0724128403 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Lansia, Inkontinensia Urin, Prompt Voiding, Bladder Diary, Panti Sosial. |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 613 Personal Health, Hygiene |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Rini Tri Astutik | rinitriastutik23@gmail.com |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 01:48 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 01:48 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31049 |
