IMPLEMENTASI SENAM KAKI DALAM UPAYA MENURUNKAN NYERI AKUT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JENGGAWAH
DEBY RANIAH, SALSABILA (2026) IMPLEMENTASI SENAM KAKI DALAM UPAYA MENURUNKAN NYERI AKUT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JENGGAWAH. Vocational Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. Pendahuluan (2).pdf
Download (1MB)
2. Abstrak (1).pdf
Download (234kB)
3. Bab 1 (1).pdf
Download (59kB)
4. Bab 2 (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (250kB)
5. Bab 3 (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (148kB)
6. Bab 4 (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (310kB)
7. Bab 5 (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (137kB)
8. Daftar pustaka (1).pdf
Download (150kB)
9. Lampiran (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (809kB)
Abstract
Latar belakang: Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menyebabkan komplikasi neuropati diabetik berupa nyeri akut pada ekstremitas bawah akibat kerusakan saraf perifer karena hiperglikemia berkepanjangan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup pasien apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah senam kaki diabetik yang berfungsi meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi iskemia saraf, dan menurunkan intensitas nyeri. Tujuan: mengetahui efektivitas senam kaki diabetik dalam menurunkan nyeri akut pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Jenggawah. Metode: penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan observasi langsung. Pengukuran dilakukan menggunakan glukometer untuk memantau kadar Gula Darah Acak (GDA) dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri. Intervensi senam kaki diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali sehari selama 20–30 menit sesuai SOP. Hasil: sebelum intervensi, skala nyeri pasien sebesar 5/10 dengan kadar GDA 319 mg/dl. Setelah intervensi, nyeri menurun menjadi 4/10 pada hari pertama, 3/10 pada hari kedua, dan 2/10 pada hari ketiga. Kadar GDA juga mengalami penurunan menjadi 280 mg/dl pada hari kedua dan 190 mg/dl pada hari ketiga. Diskusi: senam kaki diabetik terbukti memberikan dampak positif terhadap penurunan nyeri neuropati dan kadar glukosa darah sehingga dapat dijadikan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan mudah diterapkan dalam asuhan keperawatan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Nyeri Akut, Senam Kaki Diabetik
| Dosen Pembimbing: | SURYANINGSIH, YENI | nidn0701037905 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Vocational Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Diabetes Mellitus Tipe 2, Nyeri Akut, Senam Kaki Diabetik |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3) |
| Depositing User: | Deby raniah salsabila | raniahsalsabila02@gmail.com |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 06:20 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 06:20 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31312 |
