Detail Tugas Akhir

Analisis Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemorogik di Ruang Teratai RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso

Agustin, Dinda Ayu (2026) Analisis Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemorogik di Ruang Teratai RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUANN.pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK..pdf
PDF
Text
3. BAB I..pdf
PDF
Text
4. BAB II..pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
5. BAB III..pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (932kB)
PDF
Text
6. BAB IV..pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
7. BAB V..pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (910kB)
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang sering menyebabkan gangguan fungsi motorik, salah satunya penurunan kekuatan otot pada ekstremitas. Penilaian kekuatan otot penting dilakukan untuk mengetahui tingkat gangguan motorik pasien serta menjadi dasar dalam pemberian asuhan keperawatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik di Ruang Teratai RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga pasien stroke non hemoragik yang mengalami penurunan kekuatan otot dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami penurunan kekuatan otot dengan tingkat kelemahan yang berbeda dan mengalami peningkatan kekuatan otot setelah pelaksanaan asuhan keperawatan. Peningkatan tersebut didukung oleh latihan Range of Motion (ROM) pasif dan aktif yang dilakukan dua kali sehari selama tiga hari dengan durasi ±20 menit setiap sesi disertai pemantauan kondisi umum, tanda vital, dan toleransi aktivitas. Latihan ROM berfungsi mempertahankan fleksibilitas sendi, mencegah kontraktur, serta meningkatkan fungsi motorik, namun pelaksanaannya harus dihentikan sementara apabila pasien menunjukkan tanda intoleransi aktivitas. Oleh karena itu, pemantauan kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) secara berkala penting dilakukan untuk mendukung rehabilitasi pasien stroke non hemoragik.

Informasi Item

Item Type Thesis (Profession Education)
Keywords/Kata Kunci Kekuatan Otot, Manual Muscle Testing (MMT), Range of Motion (ROM), Stroke Non Hemoragik.
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 616 Diseases
Divisions Faculty of Health > Nurse Profession Education
Date Deposited 17 Jul 2026 00:59
Last Modified 17 Jul 2026 00:59
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31523

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?