PENGKAJIAN DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN PADA PASIEN POST SECTIO CASAREA (SC) INDIKASI B20 DIRUANG MAWAR RSUD dr. H KOESNADI BONDOWOSO
Hidayatulloh, Mohammad Risal (2026) PENGKAJIAN DAN DIAGNOSA KEPERAWATAN PADA PASIEN POST SECTIO CASAREA (SC) INDIKASI B20 DIRUANG MAWAR RSUD dr. H KOESNADI BONDOWOSO. Profession Education thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN (1).pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK (1).pdf
Download (635kB)
3. BAB I (1).pdf
Download (517kB)
4. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (659kB)
5. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (525kB)
6. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (771kB)
7. BAB V (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (452kB)
8. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
Download (481kB)
9. LAMPIRAN (1).pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Ibu post Sectio Caesarea dengan HIV/AIDS (B20) merupakan
kondisi kompleks yang melibatkan aspek fisik, psikologis, dan sosial. Kondisi ini
dapat menimbulkan masalah keperawatan seperti nyeri akut, gangguan mobilitas
fisik, gangguan pola tidur, risiko infeksi, ansietas, dan gangguan pelekatan ibu
bayi, sehingga diperlukan asuhan keperawatan komprehensif. Tujuan:
Menggambarkan asuhan keperawatan pada ibu post Sectio Caesarea dengan
diagnosa HIV/AIDS (B20) di Ruang Mawar RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada 3 pasien.
Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan
dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan data subjektif dan objektif.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik,
serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan data
subjektif dan objektif untuk menentukan masalah keperawatan. Hasil: Ketiga klien
mengalami nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, gangguan pola tidur, risiko infeksi,
ansietas, dan gangguan pelekatan ibu–bayi. Ditemukan nyeri skala ringan–sedang,
mobilisasi terbatas, gangguan tidur, serta pemisahan ibu dan bayi yang
memengaruhi bonding. Kesimpulan: Asuhan keperawatan pada ibu post Sectio
Caesarea dengan HIV/AIDS (B20) menunjukkan adanya keterkaitan antara kondisi
fisik dan psikologis pasien. Masalah keperawatan yang muncul membutuhkan
pendekatan komprehensif melalui manajemen nyeri, mobilisasi dini, pencegahan
infeksi, edukasi kesehatan, serta dukungan psikososial untuk meningkatkan kualitas
pemulihan pasien.
| Dosen Pembimbing: | Indriyani, Diyan | nidn0003117001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Sectio Caesarea, B20 (HIV/AIDS). |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 618 Gynecology and Obstetric |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Mohammad Risal hidayatulloh | nsicank27@gmail.com |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:47 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:47 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31884 |
