Implementasi Posisi Head Up 30°dan Pemberian Oksigenasi Dengan Masalah Keperawatan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
Wulandari, Putri (2026) Implementasi Posisi Head Up 30°dan Pemberian Oksigenasi Dengan Masalah Keperawatan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
a. Pendahuluan.pdf
Download (767kB)
b. Abstrak.pdf
Download (343kB)
c. Bab 1.pdf
Download (351kB)
d. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (777kB)
e. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (486kB)
f. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (754kB)
g. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (314kB)
h. Daftar Pustaka.pdf
Download (325kB)
i. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (636kB)
Abstract
Pendahuluan: Cerebrovascular Accident (CVA) Infark merupakan kegawatdaruratan medis yang memicu iskemia akut dan mengancam viabilitas jaringan otak. Kondisi ini memicu diagnosis keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Penatalaksanaan fase akut di Instalasi Gawat Darurat (IGD) membutuhkan intervensi cepat berupa kombinasi non-farmakologis untuk mencegah perluasan infark serebral. Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan implementasi posisi head up 30° dan terapi oksigenasi pada pasien CVA Infark di IGD RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif pada tiga pasien CVA Infark dengan masalah risiko perfusi serebral tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan melalui autoanamnesa, aloanamnesa, format pengkajian kritis, dan observasi langsung. Intervensi yang diberikan berupa pengaturan posisi head up 30° dan suplementasi oksigen via nasal kanul 4 lpm selama berada di IGD, dikombinasikan dengan pemantauan hemodinamik berkala. Hasil: Hasil pengkajian awal menunjukkan ketiga pasien mengalami hemiparesis, disartria, dan riwayat hipertensi dengan skor TEWS berkisar 3–4. Setelah diberikan intervensi posisi head up 30° dan oksigenasi, terjadi perbaikan klinis signifikan yang ditandai dengan stabilisasi tekanan darah (Mean Arterial Pressure), peningkatan saturasi oksigen (SpO2) hingga 98-100%, pemeliharaan tingkat kesadaran optimal (GCS 14-15), serta tidak ditemukannya tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial (TIK). Kesimpulan: Kombinasi posisi head up 30° sebagai pendukung mekanis sirkulasi dan terapi oksigenasi sebagai intervensi utama seluler terbukti efektif dalam memelihara stabilitas perfusi serebral serta mencegah deteriorasi klinis pada pasien CVA Infark fase akut di IGD.
Kata Kunci: Perfusi Serebral Tidak Efektif, Head up 30°, Oksigenasi.
Daftar Pustaka 36 (2020-2026)
| Dosen Pembimbing: | Susilo, Cipto | NIDN0715077001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Perfusi Serebral Tidak Efektif, Head up 30°, Oksigenasi |
| Subjects: | 000 Computer Science, Information, & General Works 300 Social Science > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Putri Wulandari | putriw200503@gmail.com |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 07:35 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 07:35 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31946 |
