Detail Tugas Akhir

Hubungan Self-Efficacy Dengan Physical Preparedness Dalam Menghadapi Bencana Gempa Megathurst Pada Masyarakat Di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo

Syafiqoh, Jilan (2026) Hubungan Self-Efficacy Dengan Physical Preparedness Dalam Menghadapi Bencana Gempa Megathurst Pada Masyarakat Di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
A. HALAMAN DEPAN (1).pdf
PDF
Text
B. ABSTRAK (1).pdf
PDF
Text
C. BAB I (1).pdf
PDF
Text
D. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
E. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
F. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
G. BAB V (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
H. BAB VI (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
I. BAB VII (1).pdf
PDF
Text
J. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Kesiapsiagaan terhadap bencana sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampaknya, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa megathrust. Gempa megathrust dapat terjadi di kota pesisir Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Self-Efficacy merupakan salah satu aspek yang memengaruhi Kesiapsiagaan fisik (Physical Preparedness). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara Self-Efficacy dan Physical Preparedness dalam menghadapi bencana gempa megathrust. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dan desain kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 1.587 rumah tangga, dan untuk menghitung ukuran sampel sebanyak 94 responden, digunakan pendekatan pengambilan stratified random sampling serta rumus Slovin dengan margin of error sebesar 10%. Instrumen penelitian memakai kuesioner self-efficacy yang dimodifikasi dari General Self-Efficacy Scale dan kuesioner physical preparedness berdasarkan indikator BNPB. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Berdasarkan temuan penelitian ini, seluruh responden memiliki tingkat physical preparedness sedang (100%) dan mayoritas responden memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi (63,8%). Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan physical preparedness (p < 0,000; r = 0,633). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self-efficacy dengan physical preparedness. Implikasi keperawatan menunjukkan pentingnya peningkatan self-efficacy melalui edukasi dan simulasi kebencanaan guna meningkatkan kesiapsiagaan fisik masyarakat.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Kesiapsiagaan Bencana, Physical Preparedness, Self-Efficacy
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 614 Public Preventive Medicine
Divisions Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Date Deposited 28 Jul 2026 08:08
Last Modified 28 Jul 2026 08:08
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32110

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?