Detail Tugas Akhir

Implementasi Latihan Mobilisasi Dan Latihan Keseimbangan Pada Lansia Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di UPT PSTW Jember

Wariska, Rika Sistiani (2026) Implementasi Latihan Mobilisasi Dan Latihan Keseimbangan Pada Lansia Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di UPT PSTW Jember. Vocational Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
COVER-1.pdf
PDF
Text
ABSTRAK.pdf
PDF
Text
BAB I.pdf
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Proses penuaan memicu penurunan fungsi muskuloskeletal pada
lansia yang ditandai dengan berkurangnya kekuatan otot ekstremitas bawah dan
kekakuan sendi. Kondisi ini sering menimbulkan masalah keperawatan Gangguan
Mobilitas Fisik, dengan manifestasi klinis gaya berjalan yang melambat, kaki
menyeret (shuffling gait), serta ketergantungan mekanis pada alat bantu jalan akibat
trauma ketakutan jatuh (fear of falling). Salah satu intervensi keperawatan
rehabilitatif non-farmakologis yang efektif adalah kombinasi latihan mobilisasi
bertahap dan latihan keseimbangan (balance exercise). Tujuan: Mendeskripsikan
implementasi latihan mobilisasi dan latihan keseimbangan dalam meningkatkan
kemampuan fungsional postural dan mobilitas pada lansia dengan gangguan
mobilitas fisik di UPT PSTW Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain
studi kasus deskriptif pada satu pasien lansia (Ny. A, 64 tahun) dengan diagnosis
keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengukuran objektif menggunakan
instrumen Berg Balance Scale (BBS). Implementasi dilaksanakan selama tiga hari
berturut-turut dengan durasi 15–20 menit setiap sesi. Hasil: Sebelum dilakukan
intervensi (Hari ke-1), kemampuan fungsional mobilitas pasien berada pada skor
BBS 28 (kategori risiko jatuh sedang) dengan gaya berjalan kaku, lambat, dan kaki
kiri menyeret. Setelah dilaksanakan implementasi latihan mobilisasi bertahap dan
keseimbangan secara konsisten selama tiga hari, terjadi peningkatan kemampuan
stabilitas tubuh yang lambat namun progresif, dengan skor BBS akhir mencapai 31
pada hari ketiga. Meskipun tingkat kekakuan sendi berkurang dan rasa percaya diri
meningkat, pasien secara klinis masih berada pada kategori gangguan mobilitas
tingkat sedang-berat sehingga masih membutuhkan alat bantu tongkat kayu dan
supervisi petugas. Kesimpulan: Implementasi latihan mobilisasi bertahap dan
latihan keseimbangan yang dilakukan secara kontinu dapat membantu merangsang
jaras saraf motorik jangka pendek, mengurangi kekakuan sendi, dan meningkatkan
skor keseimbangan postural pada lansia dengan gangguan mobilitas fisik.
Kata kunci: Berg Balance Scale, Gangguan Mobilitas Fisik, Latihan
Keseimbangan, Latihan Mobilisasi, Lansia.

Informasi Item

Item Type Thesis (Vocational Education)
Keywords/Kata Kunci Berg Balance Scale, Gangguan Mobilitas Fisik, Latihan Keseimbangan, Latihan Mobilisasi, Lansia.
Subjects 400 Language > 407 Education, Research & Related Topics
Divisions Faculty of Health > Diploma of Nursing (D3)
Date Deposited 31 Jul 2026 01:49
Last Modified 31 Jul 2026 01:49
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32365

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?