Intervensi Edukasi Video Animasi Pada Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) Pada Remaja Di Desa Gugut
Manash, Mohammad Washli (2026) Intervensi Edukasi Video Animasi Pada Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) Pada Remaja Di Desa Gugut. Profession Education thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
PENDAHULUAN.pdf - Published Version
Download (941kB)
ABSTRAK.pdf
Download (250kB)
BAB I.pdf
Download (321kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (389kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (320kB)
BAB 4..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (415kB)
BAB 5..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (268kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (308kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami permasalahan kesehatan reproduksi
akibat kurangnya pengetahuan
mengenai Masalah
Kesehatan Reproduksi Remaja yang meliputi
HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), penyalahgunaan NAPZA. Rendahnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku yang berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media video animasi. Tujuan: Menganalisis penerapan intervensi edukasi video animasi terhadap masalah keperawatan defisit pengetahuan tentang IMS DAN NAPZA pada remaja di Desa Gugut Kecamatan Rambipuji
Kabupaten Jember. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus pada tiga remaja yang mengalami defisit pengetahuan terkait IMS dan NAPZA. Intervensi dilakukan selama tiga hari melalui edukasi kesehatan menggunakan video animasi.
Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta kemampuan klien dalam
menjelaskan kembali materi yang telah diberikan.
Hasil: Sebelum intervensi, nilai pretest klien 1 sebesar 60, klien 2 sebesar 70, dan klien 3 sebesar 60. Setelah diberikan edukasi video animasi, nilai posttest meningkat menjadi 90 pada klien 1, 100 pada klien 2, dan 90 pada klien 3. Selain peningkatan nilai, seluruh klien mampu menjelaskan kembali pengertian HIV/AIDS, IMS, NAPZA, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahannya.
Kesimpulan:
Edukasi
kesehatan menggunakan video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai IMS dan
NAPZA dan mampu mengatasi masalah keperawatan defisit pengetahuan. Intervensi ini dapat digunakan sebagai strategi promotif dan preventit
meningkatkan kesehatan reproduksi remaja.
| Dosen Pembimbing: | Azza, Awatiful | NIM0013127001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Profession Education) |
| Keywords/Kata Kunci: | Remaja, Infeksi Menular Seksual (IMS), Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA), Defisit Pengetahuan, Edukasi Kesehatan, Video Animasi. |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health |
| Divisions: | Faculty of Health > Nurse Profession Education |
| Depositing User: | Mohammad Washli Manash | washlimanash@gmail.com |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:42 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:42 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32397 |
