Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE PADA AKSEPTOR

Hasanah, Dianatul (2026) HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORE PADA AKSEPTOR. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
A. HALAMAN DEPAN.pdf
PDF
Text
B. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
C. BAB I.pdf
PDF
Text
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
H. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
I. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
K. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi suntik 3 bulan (Depot Medroxyprogesterone Acetate/DMPA) merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan karena efektif, praktis, dan memiliki tingkat kegagalan yang rendah. Meskipun demikian, penggunaan DMPA dapat menyebabkan perubahan pola menstruasi, salah satunya amenore. Risiko terjadinya amenore cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore pada akseptor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 123 akseptor kontrasepsi suntik 3 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel independen adalah lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan, sedangkan variabel dependen adalah kejadian amenore. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan data Buku KB, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden telah menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan selama lebih dari dua tahun dan mengalami amenore. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kejadian amenore pada akseptor. Semakin lama durasi penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan, semakin tinggi kecenderungan terjadinya amenore. Kesimpulan: Lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan berhubungan dengan kejadian amenore pada akseptor. Peningkatan durasi penggunaan DMPA diikuti oleh meningkatnya kejadian amenore. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi dan konseling mengenai perubahan pola menstruasi sebagai efek fisiologis penggunaan kontrasepsi hormonal, sehingga akseptor memiliki pemahaman yang baik dan tetap menggunakan kontrasepsi sesuai indikasi.
.
Kata kunci: Kontrasepsi suntik 3 bulan, DMPA, Amenore, Akseptor KB.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Kontrasepsi suntik 3 bulan, DMPA, Amenore, Akseptor KB.
Subjects 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health
600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 613 Personal Health, Hygiene
600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 615 Pharmacology and Therapeutics
Divisions Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1)
Date Deposited 31 Jul 2026 08:47
Last Modified 31 Jul 2026 08:47
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32465

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?