RANCANG BANGUN TONGKAT UNTUK PENYANDANG TUNA NETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK, HMC5883L, DAN SISTEM INTERNET OF THINGS (IoT)



PRATAMA, MOH HAFIDZ PUTRA (2025) RANCANG BANGUN TONGKAT UNTUK PENYANDANG TUNA NETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK, HMC5883L, DAN SISTEM INTERNET OF THINGS (IoT). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

[thumbnail of 1. halaman depan.pdf] Text
1. halaman depan.pdf

Download (939kB)
[thumbnail of 2. abstrak.pdf] Text
2. abstrak.pdf

Download (124kB)
[thumbnail of 3. bab 1.pdf] Text
3. bab 1.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of 4. bab 2.pdf] Text
4. bab 2.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of 5. bab 3.pdf] Text
5. bab 3.pdf

Download (452kB)
[thumbnail of 6. bab 4.pdf] Text
6. bab 4.pdf

Download (802kB)
[thumbnail of 7. bab 5.pdf] Text
7. bab 5.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of 8. daftar pustaka.pdf] Text
8. daftar pustaka.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of 9. lampiran.pdf] Text
9. lampiran.pdf

Download (783kB)

Abstract

Penyandang tunanetra menghadapi tantangan mobilitas dan keamanan dalam aktivitas sehari-hari karena keterbatasan indra penglihatan. Untuk mengatasi masalah ini, telah dirancang sebuah prototipe tongkat pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan keselamatan pengguna. Penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi alat bantu navigasi yang mengintegrasikan tiga sensor ultrasonik untuk mendeteksi rintangan di depan, kiri, dan kanan; sensor HMC5883L sebagai kompas digital untuk penunjuk arah mata angin; dan modul GPS Ublox Neo-6m untuk pelacakan lokasi. Seluruh sistem dikendalikan oleh mikrokontroler ESP-32 DEV MODULE, dengan notifikasi suara yang dikeluarkan melalui DFPlayer Mini dan speaker, serta data lokasi yang dikirimkan secara real-time ke Bot Telegram sebagai fitur pemantauan. Pengujian dilakukan secara komprehensif, mencakup pengujian fungsionalitas setiap komponen perangkat keras dan pengujian sistem pada berbagai skenario lintasan (outdoor dan indoor), termasuk di area tangga. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan sangat andal. Sensor ultrasonik memiliki tingkat error rata-rata di bawah 1,6%, sensor kompas HMC5883L menunjukkan akurasi tinggi dengan deviasi maksimal 1, dan modul GPS mampu mengirimkan data lokasi dengan delay rata-rata 1,3 detik. Alat ini terbukti berhasil mendeteksi berbagai jenis rintangan seperti kayu, logam, cermin, dan manusia pada kondisi lingkungan yang berbeda, termasuk saat menaiki dan menuruni tangga. Dengan demikian, prototipe tongkat pintar ini berhasil memenuhi tujuannya sebagai alat bantu navigasi yang fungsional, akurat, dan responsif untuk meningkatkan mobilitas dan keamanan penyandang tunanetra.

Contribution
Nama Dosen Pembimbing
NIDN/NIDK
Dosen Pembimbing
NUGROHO, AJI BRAHMA
NIDN0730018605
Dosen Pembimbing
FITRIANA, FITRIANA
NIDN0715049105

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci: Tunanetra, Tongkat Pintar, Internet of Things (IoT), Sensor Ultrasonik, HMC5883L, GPS, ESP-32.
Subjects: 600 Technology and Applied Science
600 Technology and Applied Science > 620 Engineering
600 Technology and Applied Science > 620 Engineering > 629 Other Branches of Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering (S1)
Depositing User: MOH HAFIDZ PUTRA P | muhammadhafid724@gmail.com
Date Deposited: 07 Jan 2026 06:08
Last Modified: 07 Jan 2026 06:08
URI: http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/29614

Actions (login required)

View Item View Item