Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN KESIAPAN MENIKAH PADA DEWASA AWAL

ANJALI, TARISYAH OKTAVENIA ARIE (2026) HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN KESIAPAN MENIKAH PADA DEWASA AWAL. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUAN (1).pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK (1).pdf
PDF
Text
3. BAB I (1).pdf
PDF
Text
4. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
5. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
6. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
7. BAB V (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN (1).pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (4MB)

Abstract

Tren penundaan pernikahan pada dewasa awal serta tingginya angka perceraian pada pasangan
usia muda mengindikasikan adanya ketidaksiapan individu dalam memasuki kehidupan
pernikahan. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah kematangan emosi, karena berperan
dalam kemampuan mampu mengekspresikan dan mengendalikan emosinya secara tepat sesuai
situasi yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan
emosi dan kesiapan menikah pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 384 dewasa awal di Jember, diperoleh
menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian meliputi Skala Marriage
Readiness Scale dengan 28 aitem valid (α = 0,907), serta Skala Kematangan Emosi dengan 27
aitem valid (α = 0,859). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara
kematangan emosi dan kesiapan menikah (r = 0,000; p < 0,05). Artinya, individu yang memiliki
tingkat kematangan emosi tinggi, cenderung lebih siap untuk menikah. Dengan demikian,
hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Dewasa Awal, Kematangan Emosi, Kesiapan Menikah
Subjects 100 Philosophy > 150 Psychology
Divisions Faculty of Psychology > Department of Psychology (S1)
Date Deposited 23 Feb 2026 01:09
Last Modified 23 Feb 2026 01:09
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30344

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?