HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN KESIAPAN MENIKAH PADA DEWASA AWAL
Berkas Tugas Akhir
4. BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only
5. BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB V (1).pdf
Restricted to Registered users only
9. LAMPIRAN (1).pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tren penundaan pernikahan pada dewasa awal serta tingginya angka perceraian pada pasangan
usia muda mengindikasikan adanya ketidaksiapan individu dalam memasuki kehidupan
pernikahan. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah kematangan emosi, karena berperan
dalam kemampuan mampu mengekspresikan dan mengendalikan emosinya secara tepat sesuai
situasi yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan
emosi dan kesiapan menikah pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 384 dewasa awal di Jember, diperoleh
menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian meliputi Skala Marriage
Readiness Scale dengan 28 aitem valid (α = 0,907), serta Skala Kematangan Emosi dengan 27
aitem valid (α = 0,859). Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara
kematangan emosi dan kesiapan menikah (r = 0,000; p < 0,05). Artinya, individu yang memiliki
tingkat kematangan emosi tinggi, cenderung lebih siap untuk menikah. Dengan demikian,
hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords/Kata Kunci | Dewasa Awal, Kematangan Emosi, Kesiapan Menikah |
| Subjects | 100 Philosophy > 150 Psychology |
| Divisions | Faculty of Psychology > Department of Psychology (S1) |
| Date Deposited | 23 Feb 2026 01:09 |
| Last Modified | 23 Feb 2026 01:09 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30344 |
