HUBUNGAN KETAJAMAN PENGLIHATAN DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA JEMBER
SAPUTRI, DESI AYU (2026) HUBUNGAN KETAJAMAN PENGLIHATAN DENGAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA JEMBER. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
A. PENDAHULUAN.pdf
Download (6MB)
B. ABSTRAK.pdf
Download (975kB)
C. BAB I.pdf
Download (877kB)
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (849kB)
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (989kB)
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
H. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
I. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only
Download (916kB)
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (969kB)
K. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Lansia merupakan tahap akhir perkembangan manusia yang mengalami proses penuaan secara alamiah dan tidak bisa dihindari. Proses menua ditandai dengan penurunan fungsi fisiologis tubuh, salah satunya menurunnya ketajaman penglihatan. Lansia dengan penurunan ketajaman penglihatan mempengaruhi sistem vestibularis yang berdampak pada penurunan keseimbangan, dan kemampuan mempertahankan stabilitas postural yang menimbulkan terjadinya risiko jatuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara ketajaman penglihatan dengan risiko jatuh pada lansia di UPT PSTW Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 100, dengan sampel sebanyak 80 lansia yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan ketajaman penglihatan menggunakan Kartu E dan lembar observasi risiko jatuh menggunakan Morse Fall Scale (MFS), yang dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ketajaman penglihatan mayoritas mengalami low vision (82,5%) dan risiko jatuh mayoritas memiliki kategori risiko tinggi (53,8%). Uji analisis Spearman Rho menunjukkan p value 0,000 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi r = 0,729 yang artinya ada hubungan signifikan antara ketajaman penglihatan dengan risiko jatuh yang menunjukkan tingkat korelasi kuat, dan arah hubungan positif. Diskusi: Hasil korelasi yang ditemukan mengidentifikasikan semakin menurun ketajaman penglihatan maka risiko jatuh semakin tinggi. Penurunan penglihatan menyebabkan gangguan dalam mengenali lingkungan, menilai jarak, mendeteksi hambatan, serta mempertahankan keseimbangan tubuh, sehingga perlunya intervensi untuk meningkatkan keselamatan lansia.
| Dosen Pembimbing: | ELMAGHFUROH, DIAN RATNA and DEWI, SOFIA RHOSMA | NIDN0720049003, NIDN0724128403 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Additional Information: | desiayusaputri180604@gmail.com |
| Keywords/Kata Kunci: | Lansia, Ketajaman Penglihatan, Risiko Jatuh |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Science > 610 Medicine and Health > 612 Human Physiology |
| Divisions: | Faculty of Health > Department of Nursing Science (S1) |
| Depositing User: | DESI AYU SAPUTRI | desiayusaputri180604@gmail.com |
| Date Deposited: | 04 May 2026 06:07 |
| Last Modified: | 04 May 2026 06:07 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30671 |
