Detail Tugas Akhir

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK YANG MENGALAMI BROKEN HOME (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember)

SETIAWAN, CERENA SALSABILA (2026) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANG TUA DAN ANAK YANG MENGALAMI BROKEN HOME (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
A. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
B. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
C. BAB I.pdf
PDF
Text
D. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (194kB)
PDF
Text
E. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (170kB)
PDF
Text
F. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (344kB)
PDF
Text
G. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (39kB)
PDF
Text
H. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
I. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (409kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi interpersonal antara orang tua dan
anak dari keluarga broken home yang berfokus pada mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Jember. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan
teori Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead, penelitian ini bertujuan
menggali upaya peningkatan komunikasi interpersonal, proses interaksi simbolik
mind, self, dan society dalam membentuk makna komunikasi, serta faktor
pendukung dan penghambat komunikasi antara orang tua dan anak. Pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih
secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dari
keluarga broken home membentuk pemahaman dan konsep diri berdasarkan
pengalaman komunikasi dengan orang tua. Interaksi simbolik berupa kata-kata,
sikap, dan respons emosional orang tua dimaknai sebagai simbol yang
membentuk cara berpikir dan konsep diri anak. Faktor pendukung meliputi
keterbukaan emosional, empati, konsistensi orang tua, dan dukungan lingkungan
sosial, sedangkan faktor penghambat mencakup luka emosional, pola komunikasi
yang kurang harmonis, dan stigma sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
komunikasi interpersonal yang terbuka, empatik, dan konsisten tetap sangat
penting dalam mempertahankan hubungan orang tua dan anak meskipun keluarga
berada dalam kondisi tidak utuh.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Komunikasi Interpersonal, Broken home, Interaksionisme Simbolik, Hubungan Orang Tua dan Anak, Dewasa Awal,
Subjects 300 Social Science
300 Social Science > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations
300 Social Science > 360 Social Problems and Services
300 Social Science > 370 Education
Divisions Faculty of Social and Politics Science > Department of Communication Science (S1)
Date Deposited 06 Jul 2026 08:52
Last Modified 06 Jul 2026 08:52
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/31114

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?