GAMBARAN RISK-TAKING BEHAVIOR PADA WARGA BINAAN REMAJA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A JEMBER
Maharani, Zaizabila Ana Azikha (2026) GAMBARAN RISK-TAKING BEHAVIOR PADA WARGA BINAAN REMAJA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A JEMBER. Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Jember.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (882kB)
3. BAB I.pdf
Download (897kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (898kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (862kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (953kB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (845kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (805kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
10. ARTIKEL.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dengan rasa ingin tahu, dorongan emosi yang kuat, serta kemampuan mengendalikan diri yang belum sepenuhnya matang. Kondisi ini membuat remaja lebih rentan melakukan perilaku berisiko (risk-taking behavior), yaitu tindakan yang dapat membawa konsekuensi negatif bagi diri sendiri maupun orang lain. Kerentanan tersebut juga terlihat pada remaja yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jember, karena sebagian dari mereka memiliki riwayat pengambilan keputusan yang impulsif sebelum memasuki lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat risk-taking behavior pada warga binaan remaja di lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh populasi, yaitu 55 warga binaan remaja. Data dikumpulkan menggunakan skala RT-18 yang mengukur empat aspek perilaku berisiko, meliputi impulsive sensation seeking, impulsivity, venturesomeness, dan novelty seeking. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk melihat kecenderungan tingkat perilaku berisiko pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49,1% responden berada pada kategori perilaku berisiko rendah, sedangkan 50,9% lainnya berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian remaja mampu menyesuaikan diri dengan aturan dan pengawasan yang ketat, masih cukup banyak yang memiliki kecenderungan bertindak impulsif dan mencari sensasi tanpa pertimbangan matang. Oleh karena itu, diperlukan program pembinaan yang lebih berfokus pada penguatan kontrol diri, pengelolaan emosi, serta keterampilan pengambilan keputusan agar remaja dapat menghindari perilaku berisiko dan lebih siap kembali ke masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian dari kajian akademik di Universitas Muhammadiyah Jember.
| Dosen Pembimbing: | Widyarini, Nurlaela and Handayani, Panca Kursistin | NIDN0029057501, NIDN0003037301 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Keywords/Kata Kunci: | Remaja, Risk-Taking Behavior, Warga Binaan Pemasyarakatan. |
| Subjects: | 100 Philosophy > 150 Psychology > 152 Sensory Perception, Movement, Emotions, Physiological Drives |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology (S1) |
| Depositing User: | Zaizabila Ana Azikha Maharani | smaharani075@gmail.com |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 06:28 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 06:28 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30378 |
