HUBUNGAN PERSEPSI KETERLIBATAN AYAH DENGAN KEMATANGAN EMOSI DEWASA AWAL
Ramadhani, Nia (2026) HUBUNGAN PERSEPSI KETERLIBATAN AYAH DENGAN KEMATANGAN EMOSI DEWASA AWAL. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.
1. PENDAHULUAN.pdf
Download (1MB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (897kB)
3. BAB I.pdf
Download (906kB)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (930kB)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (973kB)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (881kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (840kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
10. ARTIKEL.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Masa dewasa awal merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh tuntutan bagi individu untuk mampu menjalin relasi interpersonal yang sehat, mencapai kemandirian, serta memiliki kestabilan dalam mengelola emosi. Dalam fase ini, kematangan emosi menjadi aspek krusial karena berperan dalam membantu individu menyelesaikan berbagai tugas perkembangan secara optimal. Salah satu faktor yang diperkirakan memengaruhi terbentuknya kematangan emosi adalah pengalaman interaksi dengan orang tua, terutama bagaimana individu memaknai keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan. Persepsi yang positif terhadap peran ayah dapat menumbuhkan rasa aman, memberikan dukungan emosional, serta menjadi model dalam pengelolaan emosi yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi keterlibatan ayah dengan tingkat kematangan emosi pada individu dewasa awal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 83 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala persepsi keterlibatan ayah yang disusun berdasarkan konsep Lamb dan Pleck, serta skala kematangan emosi yang mengacu pada teori Singh dan Bhargava. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi keterlibatan ayah dan kematangan emosi pada dewasa awal (r = 0,228; p = 0,039 < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik persepsi individu terhadap keterlibatan ayah, maka semakin tinggi pula tingkat kematangan emosinya. Namun demikian, kekuatan hubungan yang relatif rendah menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang turut berkontribusi, seperti pengalaman sosial, karakteristik kepribadian, serta lingkungan keluarga dan pergaulan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan adanya hubungan positif antara persepsi keterlibatan ayah dengan kematangan emosi pada dewasa awal dinyatakan diterima.
| Dosen Pembimbing: | Rahmanawati, Festa Yumpi and Sari, Anggraeni Swastika | nidn0702096401, nidn0708108806 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | 100 Philosophy > 150 Psychology > 158 Applied Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology (S1) |
| Depositing User: | Nia Ramadhani | nrmdhnnn11@gmail.com |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 06:32 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 06:32 |
| URI: | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/30650 |
