Peran Komitmen Organisasi dalam Memediasi Work-Life Balance, Lingkungan Kerja, dan Burnout terhadap Turnover Intention (Studi pada Pekerja Migran Gen Z Indonesia di Kagawa, Jepang)
Berkas Tugas Akhir
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, lingkungan kerja, dan burnout terhadap turnover intention dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada pekerja migran Generasi Z Indonesia di Prefektur Kagawa, Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pekerja migran Generasi Z Indonesia di Kagawa, Jepang, dengan jumlah responden yang dapat dianalisis sebanyak 98 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan WarpPLS. Variabel penelitian terdiri atas work-life balance, lingkungan kerja, burnout, komitmen organisasi, dan turnover intention. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dengan nilai path coefficient sebesar 0,491 dan p-value < 0,001. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dengan path coefficient sebesar 0,411 dan p-value < 0,001. Burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dengan path coefficient sebesar 0,386 dan p-value < 0,001. Selanjutnya, work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan path coefficient sebesar 0,243 dan p-value sebesar 0,006. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan path coefficient sebesar 0,301 dan p-value < 0,001. Burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dengan path coefficient sebesar 0,266 dan p-value sebesar 0,003. Komitmen organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan path coefficient sebesar 0,411 dan p-value < 0,001. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa komitmen organisasi secara signifikan memediasi hubungan work-life balance terhadap turnover intention (indirect effect = 0,068; p = 0,002), lingkungan kerja terhadap turnover intention (indirect effect = 0,068; p = 0,007), dan burnout terhadap turnover intention (indirect effect = 0,068; p = 0,011). Temuan penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi memiliki peran penting sebagai variabel mediasi dalam menjelaskan hubungan antara faktor pekerjaan dan turnover intention pada pekerja migran Generasi Z Indonesia di Kagawa, Jepang.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information | renaafifatursr12@gmail.com |
| Keywords/Kata Kunci | work-life balance, lingkungan kerja, burnout, komitmen organisasi dan turnover intention. |
| Subjects | 600 Technology and Applied Science > 650 Business > 652 Process of Written Communication |
| Divisions | Graduate School > Magister Management (S2) |
| Date Deposited | 04 Nov 2026 01:45 |
| Last Modified | 04 Nov 2026 01:45 |
| URI | https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32939 |
