Detail Tugas Akhir

PENGARUH DUKUNGAN PASANGAN TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA IBU BEKERJA SEBAGAI GURU

KIRANA, JOVANKA CANDRA (2026) PENGARUH DUKUNGAN PASANGAN TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING PADA IBU BEKERJA SEBAGAI GURU. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. PENDAHULUAN.pdf
PDF
Text
2. ABSTRAK.pdf
PDF
Text
3. BAB I.pdf
PDF
Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
PDF
Text
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Abstract

Tuntutan peran ganda sebagai pendidik dan ibu rumah tangga rentan memicu tekanan emosional yang dapat menurunkan subjective well-being (SWB) pada ibu bekerja yang berprofesi sebagai guru. Dalam mengatasi penurunan kesejahteraan tersebut, kehadiran dukungan pasangan memegang peranan krusial bagi ibu bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan pasangan terhadap subjective well-being (SWB) pada kelompok tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel 164 ibu bekerja berprofesi sebagai guru. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner yang mencakup instrumen Satisfaction with Life Scale (SWLS) oleh Diener (1985) dengan �=0,913, Positive and Negative Affect Schedule (PANAS) oleh Watson (1988) dengan nilai reliabilitas NA = 0,882 dan PA = 0,789, serta Receipt of Spousal Support oleh Dorio (2009) dengan nilai � = 0,914. Metode analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan metode korelasi regresi sederhana. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa dukungan pasangan memiliki pengaruh signifikan terhadap SWB ibu bekerja dengan persentase 3,9% dan dengan arah negatif terhadap subjective well-being pada ibu bekerja sebagai guru (β=-0,197; p< 0,05; R2=0,039). Intensitas bantuan pasangan yang makin tinggi justru memicu penurunan SWB pada ibu bekerja sebagai guru. Arah pengaruh negatif dijelaskan melalui fenomena supportive equity, di mana penerimaan bantuan yang tidak seimbang (overbenefit) memicu emosi negatif akibat terancamnya kemandirian dan munculnya rasa berutang budi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pemberian dukungan pasangan yang benar-benar dibutuhkan ibu bekerja dan efektivitas pembagian peran tanpa mengikis otonomi ibu bekerja.

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Keywords/Kata Kunci Dukungan pasangan, guru, ibu bekerja, subjective well-being
Subjects 100 Philosophy > 150 Psychology > 158 Applied Psychology
Divisions Faculty of Psychology > Department of Psychology (S1)
Date Deposited 21 Aug 2026 08:58
Last Modified 21 Aug 2026 08:58
URI https://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/32828

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?